Artikel Ilmiah : C1A017001 a.n. MELDA GRAHADITA

Kembali Update Delete

NIMC1A017001
NamamhsMELDA GRAHADITA
Judul ArtikelANALISIS PREFERENSI DAN PERMINTAAN MASYARAKAT TERHADAP MAKANAN TRADISIONAL : STUDI KASUS DI KECAMATAN TAROGONG KALER, KABUPATEN GARUT, PROVINSI JAWA BARAT
Abstrak (Bhs. Indonesia)Garut memiliki banyak makanan tradisional yang terkenal. Makanan tradisional ini tetap eksis meski terjadi perubahan jaman dan perubahan pola konsumsi masyarakat. Preferensi konsumen terhadap makanan tradisional seperti dodol, kerupuk kulit, wajit, rengginang, dan pisang olahan diduga mencerminkan berbagai pola permintaan terhadap makanan tradisional tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh harga, pendapatan, pendidikan, rasa, dan promosi sebagai preferensi masyarakat terhadap makanan tradisional Garut dan menganalisis permintaan masyarakat akan makanan tradisional Garut menggunakan data primer dengan sampel sebanyak 100 responden yang ditentukan berdasarkan accidental sampling. Analisis yang digunakan adalah regresi logistik dan Almost Ideal Demand System (AIDS). Penelitian ini menawarkan kebaruan berupa variabel promosi, dan analisis permintaan melalui pendekatan Almost Ideal Demand System (AIDS) menganalisis permintaan pangan tradisional Garut. Hasil penelitian menunjukkan (1) Harga berpengaruh positif signifikan terhadap preferensi masyarakat terhadap makanan tradisional. Pendapatan dan pendidikan tidak mempengaruhi preferensi masyarakat terhadap makanan tradisional. Rasa dan promosi makanan berpengaruh positif signifikan terhadap preferensi masyarakat terhadap makanan tradisional. (2) Permintaan pangan tradisional tertinggi adalah dodol. Perubahan harga tersebut tidak mempengaruhi permintaan pangan tradisional atau elastisitas yang tidak elastis. Elastisitas harga sendiri bersifat inelastis positif, sedangkan sebagian besar elastisitas silang bernilai positif yang artinya makanan tradisional saling menggantikan (substitusi).
Abtrak (Bhs. Inggris)Garut has many famous traditional foods. These traditional foods continue to exist despite the changing times and changes in people's consumption patterns. Consumers' preferences for traditional foods such as dodol, skin crackers, wajit, rengginang, and processed bananas thoughted to reflect the various patterns of demand for these traditional foods. This study aims to analyze the effect of price, income, education, taste, and promotion as people's preferences for traditional Garut food and analyze people's demand for traditional Garut food, using primary data with a sample of 100 respondents determined based on accidental sampling. The analysis used was logistic regression and the Almost Ideal Demand System (AIDS). This research offers novelty in the form of promotional variables, and demand analysis through the Almost Ideal Demand System (AIDS) approach analyzes the demand for traditional Garut food. The study results are (1) Price has a significant positive effect on people's preferences for traditional food. Income and education do not affect people's preferences for traditional food. Food taste and promotion have a significant positive effect on people's preferences for traditional food. (2) The highest demand for traditional food is dodol. The price changes have not influenced the demand for traditional food or inelastic elasticity. The price elasticity itself is positive inelastic, while most of the cross elasticity is positive, which means that traditional foods replace one another (substitutions).
Kata kunciPreferensi, Makanan Tradisional, Almost Ideal Demand System, Harga, Pendapatan, Pendidikan, Rasa, Promosi
Pembimbing 1Dr. E. Suharno, S.E., M.Si.
Pembimbing 2Dr. Dyah Setyorini Gunawan, S.E., M.Si.
Pembimbing 3Drs. Supadi, M.Si.
Tahun2021
Jumlah Halaman11
Tgl. Entri2021-05-11 10:48:59.005789
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.