Artikel Ilmiah : D1A017208 a.n. AFIFAH DIAN SAFITRI

Kembali Update Delete

NIMD1A017208
NamamhsAFIFAH DIAN SAFITRI
Judul ArtikelKONSENTRASI VFA DAN NH3 CAIRAN RUMEN DOMBA YANG DIBERI TEPUNG DAUN KELOR DAN MINYAK SAWIT SECARA IN VITRO
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian berjudul Konsentrasi VFA dan NH3 Cairan Rumen yang Diberi Tepung Daun Kelor (Moringa oleifera) dan Minyak Sawit secara In Vitro telah dilaksanakan pada 27 Juni 2020 sampai dengan 12 September 2020. Materi yang digunakan dalam penelitian adalah cairan rumen 3 ekor domba yang diperoleh sesaat setelah pemotongan, dan sebelumnya domba telah diberi pakan dengan perlakuan yang sama dengan penelitian. Ransum perlakuan yang digunakan terdiri atas R0 = Pakan kontrol tanpa daun kelor dan minyak sawit, R1 = Pakan kontrol + 2% tepung daun kelor dari bahan kering (BK) pakan, dan R2 = Pakan kontrol + 2% tepung daun kelor dari BK pakan + 0,5% minyak sawit dari BK pakan. Metode dalam penelitian dilakukan secara in vitro menurut Tilley and Terry (1963) yang dimodifikasi oleh Sutardi (1979), variabel yang diukur yaitu konsentrasi VFA menggunakan metode destilasi uap menurut Krooman dkk. (1967), sedangkan konsentrasi NH3 cairan rumen diukur menggunakan teknik mikrodifusi Conway (1940). Hasil analisis variansi menunjukkan bahwa suplementasi tepung daun kelor dan minyak sawit tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap konsentrasi VFA dan NH3 cairan rumen domba secara in vitro tetapi data yang diperoleh suplementasi tepung daun kelor dan minyak sawit dapat meningkatkan VFA 0,95% dan NH3 0,94%. Disimpulkan bahwa penggunaan suplementasi 2% tepung daun kelor dan 0,5% minyak sawit meningkatkan konsentrasi VFA sebesar 0,95% dan NH3 0,94% cairan rumen domba secara in vitro.
Abtrak (Bhs. Inggris)The research entitled VFA and NH3 Concentrations of Rumen Fluid Given In Vitro Moringa oleifera Leaf Meal and Palm Oil, which was conducted on 27 June 2020 to 12 September 2020. The material used in the study was the rumen fluid of 3 sheep obtained shortly after slughter, and beforehand lamb have been fed with the same treatment as the study. The treatment rations used consisted of R0 = control feed without moringa leaves and palm oil, R1 = control feed + 2% moringa oleifera leaf meal from feed dry matter (DM), and R2 = control feed + 2% moringa leaf meal from feed DM + 0.5% palm oil from feed DM. The method in the study was carried out in vitro according to Tilley and Terry (1963) which was modified by Sutardi (1979), the variable measured was the VFA concentration using the steam distillation method according to Krooman et al. (1967), while the rumen fluid NH3 concentration was measured using the Conway (1940) microdifusion technique. The results of the analysis of variance showed that moringa leaf meal and palm oil supplementation had no significant effect (P> 0.05) on the VFA and NH3 concentrations of sheep rumen fluid in vitro, but the data obtained by supplementing Moringa leaf meal and palm oil could increase VFA 0,95% and NH3 0,94%. It was concluded that the use of 2% Moringa leaf powder supplementation and 0,5% palm oil increased the VFA concentration by 0,95% and NH3 0,94% of lamb rumen fluid in vitro.
Kata kunciVFA, NH3, In Vitro, domba, tepung daun kelor, minyak sawit.
Pembimbing 1Prof. Dr. Ir. F.M. Suhartati, SU
Pembimbing 2Dr. Ir. Efka Aris Rimbawanto, MP
Pembimbing 3
Tahun2021
Jumlah Halaman8
Tgl. Entri2021-04-21 19:49:15.448017
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.