Artikel Ilmiah : D1B019006 a.n. NITA NURMALA

Kembali Update Delete

NIMD1B019006
NamamhsNITA NURMALA
Judul ArtikelKAJIAN KADAR AIR, WAKTU LARUT DAN RENDEMEN TEPUNG CANGKANG
TELUR ITIK DENGAN METODE DAN WAKTU PEMASAKAN YANG BERBEDA
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian bertujuan untuk mengetahui interaksi metode dan waktu
pemasakan, serta pengaruh metode dan waktu pemasakan terhadap
kadar air, waktu larut dan rendemen tepung cangkang telur itik. Materi
yang digunakan yaitu 240g cangkang telur itik dan aquadest. Penelitian
ini menggunakan metode experimental dengan Rancangan Acak Lengkap
pola Faktorial (2x4) yang terdiri dari 2 faktor. Faktor A=Metode
Pemasakan (M) dengan taraf faktor M1=Metode Perebusan dan
M2=Metode Pengukusan, Faktor B=Lama Pemasakan (L) dengan taraf
faktor L1=Pemasakan 0 menit, L2=Pemasakan 10 menit, L3=Pemasakan
20 menit dan L4=Pemasakan 30 menit, kombinasi perlakuan akan
diulang sebanyak 3 kali pengulangan. Data dianalisis menggunakan
analisis variansi dilanjutkan uji lanjut Orthogonal Polynomial dan BNJ.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antara metode dan waktu
pemasakan berpengaruh nyata terhadap kadar air, tetapi berpengaruh
tidak nyata terhadap waktu larut dan rendemen. Rataan hasil penelitian
untuk kadar air yaitu 0.43%±0.25 -2.4%±0.66. Metode pemasakan
berpengaruh nyata terhadap waktu larut, tetapi berpengaruh tidak nyata
terhadap kadar air dan rendemen. Rataan hasil penelitian untuk waktu
larut yaitu 8.81±0.38 detik – 10.93±0.66 detik. Waktu pemasakan
berpengaruh nyata terhadap kadar air dan rendemen, tetapi berpengarh
tidak nyata terhadap waktu larut. Rataan hasil penelitian untuk
rendemen yaitu 97.53%±0.47 – 98.87%±0.06. Kesimpulan penelitian ini
yaitu untuk menghasilkan tepung cangkang telur itik yang baik
menggunakan metode pengukusan selama 30 menit, dengan rata-rata
hasil kadar air 1.03%±0.61, waktu larut 7.75±1.67 detik dan rendemen
98.2% ±0.20.
Abtrak (Bhs. Inggris)This study aims to determine the interaction between cooking method
and time, and the effect of cooking method and time on water content,
dissolving time, and yield of duck eggshell flour. The materials used were
240g duck eggshells and aquadest. This study used an experimental
method with a completely randomized design with a factorial pattern
(2x4) consisting of 2 factors. Factor A=Cooking Method (M) with a factor
level M1= Boiling Method and M2=Steaming Method, Factor B=Cooking Time (L) with a factor level L1=Cooking 0 minutes, L2=Cooking 10
minutes, L3=Cooking 20 minutes and L4=Cooking for 30 minutes, the
treatment combination will be repeated 3 times. Data were analyzed
using analysis of variance followed by further Orthogonal Polynomial and
BNJ tests if they had a significant effect. The results showed that the
interaction between cooking method and time had a significant effect on
water content, but had no significant effect on dissolving and yield time.
The mean of research results for water content was 0.43%±0.25-
2.4%±0.66. The cooking method had a significant effect on dissolving
time, but had no significant effect on water content and yield. The mean
of research results for dissolving time was 8.81±0.38 seconds –
10.93±0.66 seconds. Cooking time had a significant effect on water
content and yield, but had no significant effect on dissolving time. The
average yield of the study was 97.53%±0.47-98.87%±0.06. The
conclusion of this research is to produce good duck eggshell flour using
the boiling method for 30 minutes, with the average result of water
content of 1.03%±0.61, dissolving time of 7.75±1.67 seconds and yield of
98.2%±0.20.
Kata kunciKadar Air, Waktu Larut, Rendemen, Metode Pemasakan, Tepung Cangkang Telur Itik.
Pembimbing 1Dr.sc.agr. Ir. H. Raden Sugeng Singgih Santosa, MP
Pembimbing 2Dr. Ir. Agustinah Setyaningrum, MP
Pembimbing 3
Tahun2021
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri2021-04-21 12:07:42.937557
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.