Artikel Ilmiah : H1C016013 a.n. GHAZY PRIMABUDI PERDHANA

Kembali Update Delete

NIMH1C016013
NamamhsGHAZY PRIMABUDI PERDHANA
Judul ArtikelModel Geologi Struktur Bawah Permukaan Berdasarkan Data Gravitasi GGMPlus di Selatan Kabupaten Cilacap
Abstrak (Bhs. Indonesia)Daerah Selatan Kabupaten Cilacap memiliki topografi yang terdiri dari dataran dan perbukitan dengan kontur renggang hingga rapat. Daerah ini termasuk kedalam zona rawan gerakan tanah. Kontrol utama pemicu gerakan tanah adalah kondisi struktur geologi. Oleh karena itu, tujuan dari kajian ini adalah melakukan analisis struktur geologi untuk mengetahui jenis-jenis struktur geologi dan arah tegasan utama yang membentuk struktur geologi pada bawah permukaan. Pada penelitian ini, penulis melakukan studi geologi bawah permukaan berdasarkan data gravitasi GGMPlus 2013 dan dilakukan pendekatan yaitu analisis pola kelurusan pada SRTM untuk mendapatkan indikasi sesar dan lipatan. Hasil analisis SRTM pola kelurusan bukit dan lembah dominan berarah barat-timur. Sementara itu, Data gravitasi GGMPlus 2013 untuk menghasilkan peta complete bouger anomaly, anomaly regional, dan anomaly residual. Peta Anomali Residual pada daerah penelitian dengan nilai berkisar -20.0 mGal sampai 35.0 mGal. Anomali graviti tinggi dominan berada di bagian barat daya dan timur laut dengan nilai berkisar lebih dari 0 mGal. Anomali graviti sedang dominan berada pada bagian tengah daerah penelitian dengan nilai berkisar 0 mGal hingga -10 mGal. Anomali rendah dominan terdapat pada bagian barat laut daerah penelitian dengan nilai gravity lebih rendah dari -10.0 mGal. Interpretasi struktur geologi dari peta anomaly residual dapat dilihat bahwa terdapat struktur sinklin, sesar kiri, patahan dan sistem patahan bawah permukaan. Patahan yang berkembang pada daerah penelitian berada diantara anomaly tinggi dan anomaly rendah, dan untuk sinklin serta sesar sinistral berada pada anomaly tinggi yang terletak dominan dibagian timur laut dengan kisaran nilai graviti antara 0 sampai 35.0 mGal. Sehingga, Daerah Selatan Kabupaten Cilacap memiliki struktur geologi yang kompleks berupa sinklin, sesar naik, sesar turun dan sesar kiri. Deformasi pada daerah tersebut merupakan re-orientasi dari struktur pola Jawa yang berorientasikan Utara-Selatan yang merupakan gaya utama pembentuk sesar Pamanukan-Cilacap. Struktur tersebut terbentuk akibat subduksi yang terjadi di selatan Jawa.
Abtrak (Bhs. Inggris)The Southern area of Cilacap County has a topography consisting of plains and hills with loose to tight contours. This area belongs to the prone zone of ground movement. The main control of the ground movement trigger is the conditions of the geological structure. Hence this study's intent and purpose is to perform an analysis of geological structures to know the types of geological structures and the main stress directions that form those geological structures. On this study, the author conducted a subsurface geological study based on 2013 GGMPlus gravity data and undertook an approach which is an analysis of straightness patterns on SRTM to obtain fault and fold indications. The results of SRTM analysis of hill and valley lineament patterns are dominantly west-east direction. 2013 GGMPlus gravity data were processed to produces anomalies bouger complete maps, regional anomalies, and residual anomalies. Residual anomalies maps in the study area with values ranging from -20.0 mGal to 35.0 mGal. The dominant high gravity anomalies are in the southwest and northeast with values ranging more than 0 mGal. Medium gravity anomalies are dominant in the middle of the study area with values ranging from 0 mGal to -10 mGal. The low anomalies are dominant in the northwest part of the study area with a gravity value lower than -10.0 mGal. Interpretations of the geological structure of residual anomaly maps prove that there are synclinal structures, sinistral faults, faults and subsurface fault systems. For faults that develop in the study area are between high anomalies and low anomalies, syncline and sinistral faults are in high anomalies which are dominant in the northeast with a gravity value range between 0 to 35.0 mGal. The Southern area of Cilacap County has a complex geological structure in the form of syncline, ascending faults, down faults and sinistral faults. Deformation in the area is a reorientation of the North-South oriented Javanese pattern structure which is the main forming force of the Pamanukan-Cilacap fault. The structure was formed as a result of subduction occurring in southern Java.
Kata kunciStruktur Geologi, Gravitasi, Cilacap, GGMPlus
Pembimbing 1Dr. Ir. Asmoro Widagdo, S.T., M.T.,
Pembimbing 2Maulana Rizki A., S.Si., M.Sc
Pembimbing 3
Tahun2021
Jumlah Halaman14
Tgl. Entri2021-04-16 14:23:27.532726
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.