Artikel Ilmiah : G1A017111 a.n. NOUVAL FIKRIE KEANDRE

Kembali Update Delete

NIMG1A017111
NamamhsNOUVAL FIKRIE KEANDRE
Judul ArtikelPengetahuan, Sikap, dan Perilaku Mahasiswa Kedokteran dan Kesehatan terhadap Skrining Genetik dan Premarital di Kabupaten Banyumas
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar Belakang: Skrining genetik merupakan serangkaian tes pemeriksaan genetika untuk mengetahui kemungkinan risiko kelainan yang dimiliki individu. Pemeriksaan skrining yang dilakukan sebelum pernikahan disebut skrining premarital. Perilaku melakukan tes skrining dipengaruhi banyak faktor, antara lain predisposisi, pemungkin, dan pendorong. Sebagai calon pemberi layanan kesehatan, mahasiswa kedokteran dan kesehatan perlu mendukung konsep personal medicine dengan meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilakunya.
Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dengan sikap, pengetahuan dengan perilaku, dan sikap dengan perilaku pada mahasiswa kedokteran dan kesehatan mengenai skrining genetik dan premarital.
Metode: Rancangan cross sectional dilakukan pada 379 mahasiswa kedokteran dan kesehatan angkatan 2018, 2019, dan 2020 di Kabupaten Banyumas yang terpilih melalui proportional random sampling. Pengambilan data menggunakan Kuesioner Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Mahasiswa Kabupaten Banyumas terhadap Skrining Genetik dan Premarital. Uji hipotesis menggunakan uji korelasi Fisher.
Hasil: P-value dari hasil analisis korelasi Fisher antara pengetahuan dengan sikap (p = 0,060), pengetahuan dengan perilaku (p = 1,000) dan sikap dengan perilaku (p = 1,000). Tingkat pengetahuan responden rata-rata berkategori baik (75,46%) dan memiliki sikap yang positif (99,47%). Perilaku responden sebagian besar belum pernah melakukan skrining genetik maupun premarital (99,47%).
Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara pengetahuan dengan sikap, pengetahuan dengan perilaku, dan sikap dengan perilaku (p > 0,05).
Abtrak (Bhs. Inggris)Background: Genetic screening is a complex procedural genetical test to understand the potential genetical risk that someone might have been possessed. Screening procedure which is conducted before a couple got married is called premarital screening. Screening behavior is influenced by many factors, including predisposition, enabling, and reinforcing factors. As a healthcare provider, medical and health students must support the personal medicine concept by increasing their knowledge, attitude, and behavior.
Objective: To understand the relationship between knowledge level with attitude, knowledge level with behavior, and attitude with behavior among medical and health students in genetic and premarital screening.
Methods: A cross-sectional study was conducted among 379 medical and health students at their first, second, and third-year (2020, 2019, and 2018) study in Banyumas Regency, selected with proportional random sampling technique. Datas were collected using Knowledge, Attitude, and Behavior in Genetic and Premarital Screening among Medical and Health Students in Banyumas Regency Questionnaire. The hypothesis was analyzed using Fisher correlation.
Results: The p-value of the Fisher correlation analysis between knowledge and attitude (p = 0,060), knowledge and behavior (p = 1,000), and attitude and behavior (p = 1,000). Participants knowledge level are at good category (75,46%) and have positive attitude (99,47%). Most of the participants’ behavior had never done genetic or premarital screening (99,47%).
Conclusion: There was no relationship between knowledge level and attitude, knowledge level and behavior, and also attitude and behavior (p<0,05).
Kata kunciPengetahuan Mahasiswa, Perilaku, Sikap, Skrining Genetik, Skrining Premarital
Pembimbing 1Dr. dr. Lantip Rujito, M.Si.Med.
Pembimbing 2Siti Munfiah, S. KM., M. Kes.
Pembimbing 3
Tahun2021
Jumlah Halaman130
Tgl. Entri2021-03-25 16:10:04.382241
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.