Artikel Ilmiah : F1A014064 a.n. WIWI TIKA PURYANTI
| NIM | F1A014064 |
|---|---|
| Namamhs | WIWI TIKA PURYANTI |
| Judul Artikel | HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENDIDIKAN DENGAN PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA DI KELURAHAN KRANJI KECAMATAN PURWOKERTO TIMUR KABUPATEN BANYUMAS |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Permasalahan penampungan tempat pembuangan akhir (TPA) yang sudah penuh, tidak lagi dapat menampung banyak di Kabupaten Banyumas. Hal tersebut menjadi latar belakang penelitian ini mengenai hubungan antara tingkat pendidikan, pengetahuan, tingkat pendapatan, persepsi dengan pengelolaan sampah rumah tangga di Kelurahan Kranji Kecamatan Purwokerto Timur Kabupaten Banyumas. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian survai. Teknik pengambilan sampel stratified random sampling. Jumlah sampel sebanyak 33 responden cukup untuk memenuhi penelitian. Dihitung berdasarkan rumus Slovin dengan taraf kesalahan 10%. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan metode analisis person prodact moment dan korelasi linear berganda. Hubungan antara pendidikan dengan pengelolaan sampah rumah tangga, dari data yang diperoleh tidak terdapat hubungan antara tingkat pendidikan dengan pengelolaan sampah rumah tangga. Pengetahuan dari data yang diperoleh pengetahuan tidak terdapat hubungan dengan pengelolaan sampah rumah tangga. Hubungan antara tingkat pendapatan dengan pengelolaan sampah rumah tangga menunjukan bahwa tidak terdapat hubungan antar variabel, korelasi koefisiennya lemah antara tingkat pendapatan dengan pengelolaan sampah rumah tangga. Hubungan antara persepsi tidak terdapat hubungan dengan pengelolaan sampah rumah tangga. Tidak terdapat hubungan bersama antara tingkat pendidikan, pengetahuan, tingkat pendapatan, persepsi dengan pengelolaan sampah rumah tangga. Petugas kebersihan masih mencampur sampah yang organik dan anorganik. Pemerintah tidak hanya menyiapkan lahan untuk pengolahan sampah. Masih banyak sarana yang diperlukan oleh masyarakat untuk mengatasi permasalahan sampah. Partisipasi masyarakat yang sudah baik agar tetap ditingkatkan dan mengajak seluruh anggota keluarga tetap menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan prinsip 3R dalam mengelola sampah rumah tangga. Masyarakat dalam melakukan pemilahan sampah sudah berkategori baik, namun diharapkan masyarakat mengurangi penggunaan barang-barang yang akan menghasilkan sampah. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | ABSTRACT The problem of landfills that are already full, can no longer accommodate many in Banyumas Regency. This is the background of this research on the relationship between education level, knowledge, income level, perception with household waste management in Kranji Subdistrict, East Purwokerto District, Banyumas Regency. Research using quantitative method with survai research type. Stratified random sampling techniques. The sample number of 33 respondents was enough to meet the research. Calculated based on Slovin's formula with a 10% error. Data collection method using questionnaire. Data analysis using person prodact moment analysis method and multiple linear correlation. The relationship between education and household waste management, from the data obtained there is no relationship between the level of education and the management of household waste. Knowledge from the data obtained by knowledge has no relationship with household waste management. The relationship between income levels and household waste management shows that there is no relationship between variables, the correlation of coefficients is weak between income levels and household waste management. The relationship between perceptions has no relationship with household waste management. There is no shared relationship between education level, knowledge, income level, perception with household waste management. The janitor still mixes organic and inorganic waste. The government does not only prepare land for waste processing. There are still many facilities needed by the community to solve the problem of garbage. Good community participation to be improved and invite all family members to maintain the cleanliness of the environment and apply the principle of 3R in managing household waste. The community in doing garbage sorting has been categorized well, but it is expected that the community reduces the use of goods that will produce waste. Keywords: education level, waste management, trash |
| Kata kunci | tingkat pendidikan, pengelolaan sampah, sampah |
| Pembimbing 1 | Edy Suyanto |
| Pembimbing 2 | Sotyania Wardhianna |
| Pembimbing 3 | FX. Wardiyono |
| Tahun | 2021 |
| Jumlah Halaman | 15 |
| Tgl. Entri | 2021-02-25 14:48:53.847967 |