Artikel Ilmiah : C1A015004 a.n. DEA NASA NUZULUL HIKMAH

Kembali Update Delete

NIMC1A015004
NamamhsDEA NASA NUZULUL HIKMAH
Judul ArtikelANALISIS SENSITIVITAS PERUBAHAN HARGA INPUT DAN OUTPUT TERHADAP PENDAPATAN PETANI BAWANG MERAH DI DESA KLUWUT, KECAMATAN BULAKAMBA,
KABUPATEN BREBES
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat efisiensi ekonomi bawang merah
usahatani di Desa Kluwut, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes dan menganalisisnya
tingkat sensitivitas perubahan harga input dan output terhadap pendapatan bawang merah
petani yang memiliki lahan di bawah 5000m2 di Desa Kluwut, Kecamatan Bulakamba,
Kabupaten Brebes. Alat analisis yang digunakan adalah Perhitungan Pendapatan, Pendapatan Asli Daerah
Analisis Rasio Biaya dan Sensitivitas.
Populasi penelitian ini adalah petani bawang merah di Desa Kluwut.
Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes. Berdasarkan wawancara yang dilakukan pada
Tanggal 15 November 2019 bersama ketua kelompok tani ditemukan bahwa
Jumlah petani yang memiliki lahan kurang dari 5000m2 di desa adalah 86
petani. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 46 petani secara acak sederhana
contoh. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dengan cara melakukan
wawancara langsung berdasarkan kuesioner kepada petani bawang merah. Alat analisis
Yang digunakan adalah Analisis Pendapatan, Analisis Rasio Biaya Pendapatan dan Analisis Sensitivitas dengan 15
skenario penurunan harga output dan / atau kenaikan harga input.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata tingkat efisiensi usahatani bawang merah di PT
Desa Kluwut Kecamatan Bulakamba Kabupaten Brebes sebesar 2.19. Dari 15
skenario sensitivitas, hanya 5 yang merupakan skenario sensitif yaitu skenario kedua
dimana perubahan harga output turun 5% tetapi harga input tetap,
Skenario kelima adalah perubahan penurunan harga output sebesar 10% tetapi
harga input tetap konstan, skenario kedelapan mengubah penurunan output
harga sebesar 15% tetapi harga input tetap, skenario nomor sebelas adalah perubahan
penurunan harga output sebesar 20% tetapi harga input tetap, dan nomor skenario
empat belas yang mengatakan perubahan harga output turun 25% tetapi harga input tetap. Implikasi dari penelitian ini adalah petani perlu terus mengoptimalkan hasil panen bawang merah dengan memperhatikan musim tanam, jenis benih, serta pemilihan pestisida dan pupuk untuk meningkatkan hasil panen. Bibit bisa dibudidayakan dengan cara menanam sendiri bibitnya yang akan digunakan untuk musim tanam berikutnya agar harga bisa lebih stabil. Implikasi dari sensitivitas menunjukkan bahwa responden sensitif terhadap harga output bawang merah. Untuk menstabilkan harga output. Petani sebaiknya melakukan penanaman bibit secara bergantian agar waktu pemanenan bawang merah juga berubah agar suplai tidak berlebihan. Waktu tanam dapat diatur melalui kelompok tani dengan pendampingan penyuluh pertanian dan pihak terkait. Cara lain yang bisa dilakukan petani adalah dengan melakukan fasilitas pergudangan agar bawang merah yang dihasilkan dapat disimpan terlebih dahulu untuk dijual pada saat persediaan sedikit atau dengan mengolah bawang merah menjadi produk yang memiliki nilai tambah yang lebih tinggi seperti bawang goreng.
Abtrak (Bhs. Inggris)This study aims to analyze the level of economic efficiency of shallot farming in Kluwut Village, Bulakamba District, Brebes Regency and to analyze the sensitivity level of changes in input and output prices to the income of shallot farmers who have land below 5000m2 in Kluwut Village, Bulakamba District, Brebes Regency.The analytical tool used is the calculation of income, Revenue Cost Ratio and sensitivity analysis.
The population of this study were shallot farmers in Kluwut Village, Bulakamba District, Brebes Regency. Based on an interview conducted on November 15, 2019 with the head of the farmer group, it was found that the number of farmers who owned less than 5000m2 of land in the village was 86 farmers. The sample in this study consisted of 46 farmers using simple random sampling. The data used are primary data, which were obtained by conducting direct interviews based on questionnaires to shallot farmers. The analytical tool used is the income, Analysis Revenue Cost Ratio and sensitivity analysis with 15 scenarios of decreasing output prices and / or increasing input prices.
The results showed that the average efficiency level of shallot farming in Kluwut Village, Bulakamba District, Brebes Regency was 2.19. Of the 15 sensitivity scenarios, only 5 are sensitive scenarios, namely the second scenario where the change in the output price decreases by 5% but the input price is fixed, the fifth scenario is the change in the decrease in output prices by 10% but the input price remains constant, the eighth scenario changes the decrease in output prices by 15 % but the input price is fixed, scenario number eleven is a change in the decrease in output prices by 20% but fixed input prices, and scenario number fourteen which says changes in output price decline by 25% but fixed input prices.
The implication of this research is that farmers need to continue to optimize the yield of shallots by paying attention to the planting season, types of seeds, and the selection of pesticides and fertilizers to increase crop yields. Seeds can be cultivated by planting the seeds themselves which will be used for the next planting season so that prices can be more stable. The implication of sensitivity shows that the respondents are sensitive to the output price, shallots. In order to stabilize the output price. Farmers should do the planting of seeds alternately so that the time for harvesting shallots also changes so that the supply is not excessive. Timing of planting can be arranged through farmer groups with the guidance of agricultural extension agents and related parties. Another way that farmers can do is to carry out warehousing facilities so that the resulting shallots can be stored first for sale when there is little supply or by processing shallots into higher value added products such as fried onions.
Kata kuncifarming, onion, economic efficiency, sensitivity
Pembimbing 1Ratna Setyawati G. S.E, M.Si.
Pembimbing 2Istiqomah, S.E., M.Sc., Ph.D
Pembimbing 3
Tahun2021
Jumlah Halaman14
Tgl. Entri2021-02-25 09:48:12.882572
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.