Artikel Ilmiah : F1F016041 a.n. HILDA THALITA SALMA

Kembali Update Delete

NIMF1F016041
NamamhsHILDA THALITA SALMA
Judul ArtikelKEBIJAKAN LUAR NEGERI AMERIKA SERIKAT PADA ISU PELANGGARAN HAM ETNIS UIGHUR DI XINJIANG TAHUN 2017 – 2019
Abstrak (Bhs. Indonesia)Kebijakan Shaosu Minzu dan Dokumen No.7 Tahun 1986 merupakan kebijakan perintis akan pelanggaran HAM terhadap etnis-etnis minoritas di Tiongkok. Salah satu etnis minoritas yang terkena dampak kebijakan ini adalah Etnis Uighur sebagai salah satu kelompok etnis muslim minoritas yang tinggal di daerah otonomi Xinjiang. Pelanggaran HAM yang dialami oleh Etnis Uighur antara lain pembatasan hak dalam sektor hukum dan sosial. Pelanggaran HAM berat pada Etnis Uighur di Xinjiang meliputi pembatasan berpakaian Muslim dan penggunaan fasilitas masjid, hingga didirikannya kamp konsentrasi oleh Pemerintah Tiongkok tahun 2017 mendapatkan banyak perhatian dari berbagai elemen masyarakat internasional, salah satunya yaitu Amerika Serikat. Dalam penelitian ini diteliti bagaimana Amerika Serikat kemudian mengeluarkan kebijakan luar negerinya yang berorientasi freedom agenda, terkait dengan isu pelanggaran HAM Etnis Uighur di Xinjiang pada tahun 2017-2019. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, dengan level analisis berada di tingkat negara.
Abtrak (Bhs. Inggris)The Shaosu Minzu Policy and Document No.7 of 1986 were the pioneer policies on human rights violations against ethnic minorities in China. One of the ethnic minorities affected by this policy is the Uyghurs, who are a minority Muslim ethnic group living in the Xinjiang autonomous region. Human rights violations experienced by ethnic Uyghurs were restrictions on their law and social rights. The gross human rights violations against ethnic Uyghurs in Xinjiang such as restrictions on Muslim dress and use of mosque facilities, also the establishment of concentration camps by the Chinese government in 2017 – has received a lot of attention from the international community, especially the United States. This study analyze how United States issued a foreign policy oriented to a freedom agenda, related to the issue of Uyghur ethnic human rights violations in Xinjiang in 2017-2019. This study is using qualitative method study with descriptive approach in the state level of analysis.
Kata kunciHak Asasi Manusia, Kebijakan Amerika Serikat, Etnis Uighur.
Pembimbing 1Nurul Azizah Zayzda, S.IP., M.A.
Pembimbing 2Dr. Agus Haryanto, S.IP., M.Si.
Pembimbing 3Arif Darmawan, S.IP., M.Si.
Tahun2021
Jumlah Halaman41
Tgl. Entri2021-02-24 13:08:07.090476
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.