Artikel Ilmiah : F1A014071 a.n. WAWAN INDRATKO

Kembali Update Delete

NIMF1A014071
NamamhsWAWAN INDRATKO
Judul ArtikelStrategi Pelestarian Tradisi Kesenian Gandalia di Desa Tambaknegara, Kecamatan Rawalo, Kabupaten Banyumas
Abstrak (Bhs. Indonesia)Kesenian gandalia merupakan seni musik tradisional yang berasal dari masyarakat Desa Tambaknegara Kabupaten Banyumas. Kesenian ini terus dilestarikan melalui proses regenerasi yang dilakukan masyarakatnya. Oleh sebab itu penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk memahami eksistensi dan regenerasi dari kesenian tersebut pada saat ini. Penelitian dilakukan dengan pendekatan penelitian kualitatif dengan desain studi kasus. Pengumpulan datanya menggunakan metode observasi, wawancara, serta dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam mengacu pada teori analisis data oleh Miles dan Hubberman, yaitu: reduksi data, penyajian, serta penarikan kesimpulan. Adapun hasil penelitian ini adalah sebagai berikut:
1) Eksistensi kesenian tradisional saat ini lebih pada seni untuk tujuan menghibur atau perlombaan, oleh karena itu kesenian ini eksis dalam setiap kegiatan kesenian rutin yang diselenggarakan oleh masyarakat dan pemerintah.
2) Proses regenerasi dilakukan melalui dua strategi, yakni melalui kelompok pegiat dan melalui sinergisitas pemerintah dengan kelompok pegiat yang unjung pangkalnya adalah mengenalkan dan mengajarkannya pada masyarakat.
Abtrak (Bhs. Inggris)Gandalia art is a traditional music art originating from the people of Tambaknegara Village, Banyumas Regency. This art continues to be preserved through the regeneration process carried out by the community. Therefore this research was conducted with the aim of understanding the existence and regeneration of these arts at this time. The research was conducted using a qualitative research approach with a case study design. Collecting data using the method of observation, interviews, and documentation. Data analysis techniques used in referring to the theory of data analysis by Miles and Hubberman, namely: data reduction, presentation, and drawing conclusions. The results of this research are as follows: 1) The existence of traditional arts today is more on art for the purpose of entertaining or competition, therefore this art exists in every routine art activity organized by the community and the government. 2) The regeneration process is carried out through two strategies, namely through activist groups and through synergy between the government and activist groups, whose bottom line is to introduce and teach it to the community.

Keywords: Traditional Arts, Gandalia, Banyumasan Art, Art Regeneration
Kata kunciKesenian Tradisional, Gandalia, Seni Banyumasan, Regenerasi Seni
Pembimbing 1Dr. Sulyana Dadan, M.A.
Pembimbing 2Dr.Tyas Retno Wulan, M.Si.
Pembimbing 3Dr. Rawuh Edi Priyono, M.Si.
Tahun2021
Jumlah Halaman18
Tgl. Entri2021-02-22 21:38:27.039588
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.