Artikel Ilmiah : F1B015058 a.n. TRIAS AMALIA NARZAH
| NIM | F1B015058 |
|---|---|
| Namamhs | TRIAS AMALIA NARZAH |
| Judul Artikel | RESPONSIBILITAS DINAS TENAGA KERJA DALAM PERLINDUNGAN TENAGA KERJA NON FORMAL (Studi Kasus pada Industri Plasma Rambut Palsu di Desa Baleraksa Kecamatan Karangmoncol Kabupaten Purbalingga) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah bagaimana responsibilitas Dinas Tenaga Kerja dalam perlindungan tenaga kerja non-formal pada Industri Plasma Rambut Palsu di Desa Baleraksa Kecamatan Karangmoncol Kabupaten Purbalingga. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini yakni kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sasaran penelitian ini antara lain pihak Dinas Tenaga Kerja Purbalingga Metode pengumpulan data yang digunakan yakni wawancara, observasi, dan dokumentasi. Metode Analisis data menggunakan analisis interaktif dan validasi data menggunakan triangulasi data sumber. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa Dinas Tenaga Kerja berupaya melakukan sosialisasi rutin dan pembinaan kepada masyarakat Desa Baleraksa. Selain itu, Dinas Tenaga Kerja juga memberikan bentuk perlindungan kerja dengan membentuk divisi pengawasan untuk melindungi hak-hak pekerja perempuan pengusaha termasuk dalam hubungan industrial antara PT. Shung Chang dan industri plasma rambut palsu Desa Baleraksa apabila terjadi tindakan yang sewenang-wenang yang dilakukan. Pada aspek evaluasi kerja, tujuan utama pemerintah untuk memberikan masyarakat akses usaha melalui hubungan inti-plasma dengan PT. Shung Chang dapat dikatakan berhasil. Akan tetapi, dalam aspek kemampuan dinas dalam penanganan masalah belum mampu berperan signifikan untuk masuk ke wilayah klausul kesepakatan kerja karena tidak adanya perangkat perundang-undangan yang pasti terbatasnya dana, sarana prasrana pendukung pelaksanaan perlindungan dan pengawasan. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The purpose of this research is how the responsibility of the Department of Manpower in the protection of non-formal workers in the Fake Hair Plasma Industry in Baleraksa Village, Karangmoncol District, Purbalingga Regency. The research method used in this research is qualitative with a descriptive approach. The targets of this research include the Department of Manpower of Purbalingga. Data collection used are interviews, observation, and documentation. Methods of data analysis using interactive analysis and data validation using triangulation of source data. Based on the results, it shows that Manpower Office tries to carry out routine outreach and guidance to the Baleraksa Village community. In addition, the Manpower Office also provides a form of work protection by forming a supervisory division to protect the rights of women entrepreneurs, including in industrial relations between PT. Shung Chang and the fake hair plasma industry in Baleraksa Village in case of arbitrary actions. In the aspect of job evaluation, the main objective of the government is to provide the community with business access through a nucleus-plasma relationship with PT. Shung Chang was successful. However, in the aspect of the agency's capacity in handling problems, it has not been able to play a significant role in entering the work agreement clause area due to the absence of statutory instruments with limited funds, infrastructure supporting the implementation of protection and supervision. |
| Kata kunci | Responsibilitas, perlindungan kerja, plasma rambut palsu |
| Pembimbing 1 | Dr. Tobirin, M.si. |
| Pembimbing 2 | Dr. Muslih Faozanudin, M.Sc. |
| Pembimbing 3 | Dr. Alizar Isna, M.Si. |
| Tahun | 2021 |
| Jumlah Halaman | 15 |
| Tgl. Entri | 2021-02-22 12:49:56.37815 |