Artikel Ilmiah : A1L113004 a.n. FITRIYANI NUR HIDAYAH

Kembali Update Delete

NIMA1L113004
NamamhsFITRIYANI NUR HIDAYAH
Judul ArtikelKERAGAMAN MORFOLOGI TANAMAN STROBERI ASAL PRATIN DAN ADAPTASINYA DI DATARAN MEDIUM
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian bertujuan untuk mengetahui keragaman morfologi klon stroberi yang berasal dari Pratin, Purbalingga, mengetahui adaptabilitas di dataran medium, dan menyeleksi klon tanaman stroberi yang cocok dikembangkan di dataran medium. Penelitian ini dilakukan di Desa Gandatapa dengan ketinggian 600 mdpl. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah polibag, tanah, tanaman stroberi 5 klon. Alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah penggaris satuan cm, alat tulis, label, plastik. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental. Percobaan yang dalam penelitian ini yaitu Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktor tunggal (klon) dan diulang sebanyak tiga kali. Hasil penelitian diuji dengan analisis variansi (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Jujur (BNJ). Klon yang digunakan sebanyak 5 klon. Pengamatan meliputi data kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif berupa tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah sulur, kandungan klorofil yang diukur dengan SPAD. Sedangkan data kualitatif terdiri atas cara tumbuh tanaman, leaf blistering, permukaan daun, bentuk dasar bawah daun, dan arah rambut cabang. Hasil menunjukkan bahwa morfologi klon stroberi yang berasal dari Pratin, Purbalingga berbeda - beda, klon stroberi yang berasal dari Pratin, Purbalingga memiliki adaptabilitas di dataran medium ditinjau dari data kuantitatif dan kualitatifnya, dan klon tanaman stroberi yang cocok dikembangkan di dataran medium lebih cenderung pada klon 4 dilihat dari pertumbuhan yang lebih baik dan ketahanan terhadap penyakit.
Abtrak (Bhs. Inggris)This study aims to determine the morphology of strawberry clones originating from Pratin, Purbalingga, to determine adaptability in the medium plains, and to select strawberry clones suitable for development in the medium plains. This research was conducted in the village of Gandatapa with an altitude of 600 masl. The materials used in this study were polybags, soil, 5 clones of strawberry plants. The tools used in this study were a cm unit ruler, stationery, labels, plastic. The research method used was experimental. The experiment in this study was a single factor (clone) randomized block design (RBD) and was repeated three times. The results were tested with analysis of variance (ANOVA) and continued with the Honestly Significant Difference (BNJ) test. The clones used were 5 clones. Observations include quantitative and qualitative data. Quantitative data in the form of plant height, number of leaves, number of tendrils, chlorophyll content were measured by SPAD. Meanwhile, the qualitative data consisted of how the plants grew, leaf blistering, leaf surface, the basic shape of the bottom of the leaves, and the direction of the branch hair. The results showed that the morphology of the strawberry clones from Pratin, Purbalingga were different, the strawberry clones from Pratin, Purbalingga had adaptability in the medium plains in terms of their quantitative and qualitative data, and the strawberry clones that were suitable to be developed in the medium plains were more likely to be clones. 4 views of better growth and disease resistance.
Kata kunciStroberi, klon, karakteristik tanaman
Pembimbing 1Siti Nurchasanah, S.P., M.Si.
Pembimbing 2Fatichin, S.P., M.P., Ph.D.
Pembimbing 3
Tahun2021
Jumlah Halaman6
Tgl. Entri2021-02-22 06:45:19.996236
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.