Artikel Ilmiah : C1A013049 a.n. REZA FALUFI

Kembali Update Delete

NIMC1A013049
NamamhsREZA FALUFI
Judul ArtikelANALISIS INVESTASI ASING LANGSUNG DI NEGARA-NEGARA BERKEMBANG KAWASAN ASIA PASIFIK 2014-2018
Abstrak (Bhs. Indonesia)Negara-negara berkembang ingin mempercepat pembangunan di negaranya. Dalam rangka untuk mencapai tujuan tersebut, banyak negara-negara berkembang di kawasan Asia Pasifik melakukan perencanaan percepatan ekonomi berisi paket-paket kebijakan. Asian Development Bank mencatat negara-negara seperti Filipina, Vietnam, Bangladesh dan Indonesia mempunyai paket-paket kebijakan serupa. Di Indonesia dikenal sebagai Masterplan Perencanaan Percepetan Pertumbuhan Ekonomi (MP3EI). Perencaan percepatan tersebut membutuhkan modal yang besar sehingga modal asing dibutuhkan yang berbentuk Investasi Asing Langsung. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh populasi, PDB perkapita,tingkat urbanisasi dan kurs dalam pengaruhnya masuknya investasi asing langsung di negara-negara berkebang kawasan Asia Pasifik. Metode yang digunakan adalah deksriptif kuantitatif dengan model regresi data panel. Hasil penelitian menunjukan bahwa populasi dan PDB perkapita berpengaruh positif dan signifikan sedangkan tingkat urbanisasi dan kurs sebaliknya. Implikasi yang bisa diberikan adalah bahwa negara-negara berkembang harus mempersiapkan diri menjadi bagian global supply chain, pemetaan daerah dengan PDB tinggi, peningkatan kualitas human capital serta membuat paket kebijakan tertentu saat kurs terdepresiasi.
Abtrak (Bhs. Inggris)Developing countries wanted to accelerate their development. In order to achieve that goal, a lot of developing countries in Asia Pacific region have economy acceleration program that filled with policy packages. Asian Development Bank reports countries like Philippines, Vietnam, Bangladesh and Indonesia have the similar policy packages. In Indonesia it’s known as Masterplan Perencana Pertumbuhan Ekonomi (MP3EI). The acceleration program needs a lot of capital therefore foreign capital needed in the form of Foreign Direct Investment. The aims of this research are to analyze the effect of population, GDP per capita, urbanization rate and exchange rate on foreign direct investment in the developing countries within Asia Pacific region and analyze which variable has the greatest effect. This study used quantitative descriptive method with panel data regression model. The result shows that population and GDP per capita has a positive significance effect on foreign direct investment but urbanization rate and exchange isn’t. The results imply that the government should prepared the country be part of global supply chain, region mapping of GDP per capita, increase human capital quality and currency depreciation should be accompanied by certain policy package.
Kata kunciInvestasi Asing Langsung, Populasi, PDB perkapita, Tingkat Urbanisasi dan Kurs
Pembimbing 1Istiqomah, S.E., M.Sc., Ph.D
Pembimbing 2M. Farid Alfarisy, S.E, M.Sc
Pembimbing 3Dr. Agus Arifin, S.E., M.Sc
Tahun2021
Jumlah Halaman5
Tgl. Entri2021-02-19 15:45:56.616159
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.