Artikel Ilmiah : A1L013112 a.n. ARI SUSTIANI DEWI

Kembali Update Delete

NIMA1L013112
NamamhsARI SUSTIANI DEWI
Judul ArtikelPOTENSI METABOLIT SEKUNDER Beauveria bassiana UNTUK MENGENDALIKAN KUTU DAUN Toxoptera citricida PADA TANAMAN JERUK DI RUMAH KACA
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji aplikasi metabolit sekunder Beauveria bassiana terhadap hama kutu daun Toxoptera citricida pada tanaman jeruk. Penelitian dilaksanakan di rumah kaca Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman pada bulan Desember 2020. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 6 perlakuan yang terdiri dari metabolit sekunder B. bassiana dengan konsentrasi 4 mL/L, 8 mL/L, 12 mL/L, 16 mL/L dan 20 mL/L serta kontrol (akuades) dan 4 ulangan. Setiap unit perlakuan percobaan menggunakan serangga T. citricida sebanyak 20 individu. Variabel yang diamati yaitu mortalitas serangga. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji F dan dilanjutkan dengan Uji Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan metabolit sekunder B. bassiana mampu mematikan serangga T. citricida. Tingkat mortalitas yang disebabkan oleh metabolit sekunder jamur B. bassiana bisa mencapai lebih dari 70%. Peningkatan konsentrasi berpengaruh pada peningkatan mortalitas serangga. Konsentrasi metabolit sekunder yang mampu menyebabkan mortalitas hingga 70% adalah konsentrasi 12 mL/L, 16 mL/L dan 20 mL/L. Mortalitas serangga dengan tingkat diatas 70% terjadi pada hari keempat setelah aplikasi hingga hari ketujuh. Konsentrasi metabolit sekunder dikatakan efektif jika dapat membunuh serangga uji lebih dari 70%.
Abtrak (Bhs. Inggris)This research aimed to study the potency of secondary metabolite from Beauveria bassiana in controlling aphid Toxoptera citricida in citrus crops. Research was carried out in greenhouse Faculty of Agriculture, Jenderal Soedirman University, on Desember 2020. The research used Completely Randomized Design with 6 treatments consist of secondary metabolite concentration 4 mL/L, 8 mL/L. 12 mL/L, 16 mL/L and 20 mL/L aquadest and control (aquadest) and replicated 4 time. Each treatment used 20 individu of insects. Observed variables was insects mortality. The data was analyzed by using the F test and followed by Least Significant Difference test (LSD) level of 5 percent. The results showed that secondary metabolite from Beauveria bassiana was able to kill insects until 70%. Concentration that killed insects up to 70% were 12 mL/L, 16 mL/L and 20 mL/L. Insect mortality >70 % occured at 4th day and after it. Concentration of secondary metabolite was called effective if the rate of mortality up to 70%.
Kata kuncijeruk, kutu daun, metabolit sekunder Beauveria bassiana
Pembimbing 1Dr. Ir. Rostaman, M.Si.
Pembimbing 2Ir. Wiyantono, M.Si.
Pembimbing 3
Tahun2021
Jumlah Halaman8
Tgl. Entri2021-02-18 23:10:17.973273
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.