Artikel Ilmiah : A1D116017 a.n. AHMAD DENOVAN GHOZASKY

Kembali Update Delete

NIMA1D116017
NamamhsAHMAD DENOVAN GHOZASKY
Judul ArtikelPENGARUH KONSENTRASI NUTRISI DAN MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAYAM MERAH PADA SISTEM HIDROPONIK RAKIT APUNG
Abstrak (Bhs. Indonesia)Hasil produksi bayam merah (Alternanthera amoena Voss.) masih sangat minim di Indonesia, karena mayoritas masyarakat tidak mengenal tanaman bayam merah. Hal ini perlu adanya upaya untuk meningkatkan produksi bayam merah, salah satunya melalui budidaya secara hidroponik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) konsentrasi nutrisi terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bayam merah dalam hidroponik rakit apung, (2) media tanam terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bayam merah dalam hidroponik rakit apung, (3) interaksi dan kombinasi terbaik antara konsentrasi nutrisi dan media tanam pada pertumbuhan dan hasil tanaman bayam merah dalam hidroponik rakit apung. Penelitian ini dilaksanakan pada 11 Juli sampai 31 Agustus 2020 di Desa Pasir Kulon Kecamatan Karanglewas dan Laboratorium Agronomi dan Hortikultura Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman. Penelitian berupa percobaan pot faktorial 3x2 dengan menggunakan Rangcangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) yang diulang sebanyak 4 kali. Faktor pertama adalah konsentrasi nutrisi yaitu 5 ml.L-1, 7 ml.L-1 dan 9 ml.L-1. Faktor kedua adalah media tanam yaitu rockwool dan arang sekam. Data dianalisis menggunakan uji F (ANOVA) dan diuji lanjut dengan Duncans Multiple Range Test (DMRT) pada taraf kesalahan 5%. Variabel yang diamati yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah cabang, luas daun, volume akar, kandungan klorofil, bobot tanaman segar, bobot tanaman kering, bobot akar kering, dan indeks panen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) konsentrasi nutrisi 7 ml.L-1 memberikan hasil terbaik pada tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah cabang, volume akar, bobot tanaman kering, bobot akar kering, luas daun, sedangkan konsentrasi nutrisi 9 ml.L-1 memberikan hasil terbaik pada bobot tanaman segar. (2) media tanam rockwool menunjukkan hasil yang lebih baik dibandingkan media arang sekam pada jumlah cabang, volume akar, bobot akar kering, dan luas daun. (3) pengaruh interaksi antara konsentrasi nutrisi dan media tanam dijumpai pada volume akar dan luas daun dengan kombinasi terbaik yaitu, konsentrasi nutrisi 7 ml.L-1 dengan media rockwool pada volume akar sebesar 25,17 cm3 dan 9 ml.L-1 dengan media rockwool pada luas daun sebesar 5363,60 cm2.
Abtrak (Bhs. Inggris)Production of red spinach (Alternanthera amoena Voss.) is still very minimal in Indonesia, because the majority of people don’t know red spinach plants, this needs to be an effort to increase the production of red spinach, one of which is by hydroponic cultivation. This research aims to: (1) know the best nutrition concentration for the growth and yield of red spinach in the floating hydroponic system, (2) know the best planting media for the growth and yield of red spinach in the floating hydroponic system, and (3) know the interactions and best combination between nutrition concentration and planting media of red spinach in the floating hydroponic system. This research was conducted from 11 July until 31 August 2020 at screenhouse Pasir Kulon Village, Karanglewas District, and the Laboratory of Agronomy and Horticulture, Faculty of Agriculture, Jenderal Soedirman University. The research design used was a 3x2 pot factorial design using a Randomized Block Design (RBD) repeated four times which was using two factors. The first factor was a nutrition concentration that is, 5 ml.L-1, 7 ml.L-1, and 9 ml.L-1. The second factor was a planting media that is, Rockwool and husk charcoal. Data were analyzed using the F test (ANOVA) and the Duncans Multiple Range Test (DMRT) at an error level of 5%. The variables observed were plant height, leaf number, branches number, leaf area, chlorophyll contents, root volume, fresh plant weight, dry plant weight, dry root weight, and harvest indeks. The results showed that (1) the nutrition concentration 7 ml.L-1 give the best value for plant height, leaf number, branches number, root volume, dry plant weight, dry root weight, leaf area, while the nutrition concentration 9 ml.L-1 give the best value for fresh plant weight. (2) rockwool was the best planting media for branches number, root volume, dry root weight, and leaf area. (3) the interaction between nutrition concentration and planting media showed significant results on root volume and leaf area variable with the best combination is 7 ml.L-1 nutrition concentration with rockwool media for root volume and 9 ml.L-1 nutrition concentration with rockwool media for leaf area.
Kata kuncibayam merah, hidroponik, konsentrasi nutrisi, media tanam
Pembimbing 1Ir. Eny Rokhminarsi, M.P.
Pembimbing 2Dr. Ir. Ponendi Hidayat, M.P.
Pembimbing 3
Tahun2021
Jumlah Halaman16
Tgl. Entri2021-02-18 22:46:47.943278
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.