Artikel Ilmiah : G1A017002 a.n. UMMI SYAFIQAH
| NIM | G1A017002 |
|---|---|
| Namamhs | UMMI SYAFIQAH |
| Judul Artikel | HUBUNGAN SELF MANAGEMENT DENGAN PENGENDALIAN GLUKOSA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI KECAMATAN SUMBANG |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Latar belakang : Prevalensi diabetes di dunia memperikirakan bahwa jumlah penduduk dunia yang berusia 20-79 tahun yang mengalami diabetes melitus pada tahun 2015 sebanyak 415 juta dan akan bertambah menjadi 642 juta pada tahun 2040. Bertumbuhnya penyakit metabolik mengharuskan perilaku self management untuk mengontrol kemampuan individu dalam mengelolah kehidupan sehari-hari , mengendalikan serta mengurangi dampak penyakit yang di derita. Pengendalian glukosa darah dengan menggunakan pemeriksaan HbA1c digunakan dengan tujuan untuk menentukan tingginya kadar glukosa darah selama tiga bulan terakhir. Tujuan : Untuk mengetahui hubungan self management dengan pengendalian Glukosa darah pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Kecamatan Sumbang Metode : Rancangan penelitian menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini merupakan pasien penderita Diabetes melitus tipe 2 di Kecamatan Sumbang dengan metode pengambilan sampel berupa rumus analisis kategorik tidak berpasangan dengan besar sampel 49 responden. Self management diukur menggunakan kuesioner Diabetes self-management questionnaire (DSMQ) dan pengukuran HbA1c dilakukan dengan metode Immunoassay dengan pengam-bilan darah vena sebanyak 3 cc. Hasil : Hasil penelitian dengan uji fisher menunjukkan nilai p=0,148 dengan self management baik (61,2%) self management sedang (38,8%) serta kadar HbA1c terkontrol (8,16%) dan tidak terkontrol (91,84%). Kesimpulan :Tidak terdapat hubungan antara self-management dengan pengen-dalian glukosa darah pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Kecamatan Sumbang. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Background: The world diabetes prevalence to population aged 20-79 years old estimates increase from 415 million in 2015 to 642 million in 2040. The development of metabolic disease requires self-management to control individual abilities in managing daily life. It can also control and reduce the impact of the diseases suffered. Controlling blood glucose using HbA1c test was used to determine the level of blood glucose in the last three months. Objective: To determine the relationship between self- management and glucose control patients in type 2 diabetes mellitusin Sumbang District. Methods: Research design used in this study was cross-sectional and the population was patients with type 2 diabetes mellitus in Sumbang district. The sampling method that used was unpaired categorical analytic formulation which resulting in 49 respondents. Self-management was measured using the Diabetes self-management questionnaire (DSMQ) and HbA1c measurement was carried out by the Immunoassay method from 3 ccs venous blood. Results: The results of the study with test Fisher's showed p value=0.148 with self-management good (61.2%) moderate self-management (38.8%) and controlled (8.16%) and uncontrolled HbA1c levels (91.84%) Conclusion: There is no relationship between self-management and blood glucose control in patients with type 2 diabetes mellitus in Sumbang District. |
| Kata kunci | Kata Kunci : Diabetes Melitus Tipe 2, HbA1c, Self –management. |
| Pembimbing 1 | dr. Dwi Arini Ernawati, M. PH |
| Pembimbing 2 | dr.Diah Krisnasari, M.Si |
| Pembimbing 3 | - |
| Tahun | 2021 |
| Jumlah Halaman | 88 |
| Tgl. Entri | 2021-02-18 00:22:33.1279 |