Artikel Ilmiah : F1A016020 a.n. TRIE RETNO SAVITRI
| NIM | F1A016020 |
|---|---|
| Namamhs | TRIE RETNO SAVITRI |
| Judul Artikel | MEREKA ULANG NASIONALISME (Studi Semiotika tentang Nasionalisme dalam Film “Tanah Surga… Katanya” (2012)) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini menganalisis tentang bagaimana nasionalisme yang digambarkan dalam film “Tanah Surga... Katanya” 2012. Film ini merupakan salah satu media yang menggambarkan bahwa kondisi Indonesia pernah mengalami hal di mana tidak meratanya kesejahteraan sosial. Hal serupa bahkan masih terjadi hingga saat ini pada beberapa daerah, tidak hanya di wilayah perbatasan. Dalam film ini digambarkan mengenai sosok laki-laki setia terhadap tanah air yang merupakan mantan sukarelawan Konfrontasi Indonesia – Malaysia. Di sisi lain, banyak masyarakat yang lebih memilih pindah ke negara tetangga karena merasa tidak mendapatkan kesejahteraan di Indonesia. Demikian itulah persoalan yang penulis kaji dalam skripsi ini terhadap film “Tanah Surga... Katanya” 2012. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan studi semiotika. Semiotika yang digunakan adalah pendekatan semiotika menurut Roland Barthes melalui visual dan audio. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan dan memahami nasionalisme sebagaimana yang digambarkan dalam film “Tanah Surga… Katanya” (2012). Hasil dari penelitian ini terbagi menjadi tiga pokok pembahasan, diantaranya yaitu adegan pertama tentang semangat nasionalisme yakni harus terus dipertahankan, adegan kedua mengenai perlunya nasionalisme yakni akan pentingnya menumbuhkan rasa nasionalisme. Pembahasan terakhir yaitu adegan yang menggambarkan perbedaan kondisi Indonesia dan Malaysia. Kondisi di mana menjadi alasan-alasan masyarakat yang kemudian memutuskan untuk pindah ke Malaysia. Demikian dapat disimpulkan bahwa meningkatkan rasa nasionalisme adalah hal yang sangat penting bagi seluruh warga negara tanpa terkecuali, baik dari segi usia maupun segi tempat tinggal. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This study analyzes how nationalism is portrayed in the film "The Land of Heaven... He said, "2012." This film is one of the media that illustrates that the condition of Indonesia has experienced things where social welfare is uneven. The same thing is still happening today in some areas, not only in border areas. In this film is portrayed about a man loyal to the country who is a former volunteer confrontation Indonesia - Malaysia. His loyalty is to continue to uphold the sense of nationalism and love Indonesia. On the other hand, many people prefer to move to neighboring countries because they feel they do not get welfare in Indonesia. That is the problem that the author reviewed in this thesis on the film "The Land of Heaven... He said” 2012. This research is a descriptive qualitative research with semiotic studies. Semiotics used is a semiotics approach according to Roland Barthes through visual and audio. The purpose of this research is to describe and understand nationalism as depicted in the film "The Land of Heaven... He said” 2012. The results of this study are divided into three points of discussion, including the first scene about the spirit of nationalism that must be maintained, the second scene about the need for nationalism, namely the importance of fostering a sense of nationalism. The last discussion is a scene that illustrates the different conditions of Indonesia and Malaysia. Conditions in which it became the reasons of the people who then decided to move to Malaysia. Thus it can be concluded that increasing the sense of nationalism is very important for all citizens without exception, both in terms of age and housing. |
| Kata kunci | Film, Nasionalisme, Kesejahteraan Sosial. |
| Pembimbing 1 | Dr. Elis Puspitasari, M.Si |
| Pembimbing 2 | Hariyadi, MA, Ph.D |
| Pembimbing 3 | Dr. Rili Windiasih, M.Si |
| Tahun | 2021 |
| Jumlah Halaman | 16 |
| Tgl. Entri | 2021-02-16 09:22:16.709629 |