Artikel Ilmiah : H1C013011 a.n. WILDAN ASHARI SIREGAR

Kembali Update Delete

NIMH1C013011
NamamhsWILDAN ASHARI SIREGAR
Judul ArtikelPREDIKSI JATUH TEGANGAN DAN RUGI-RUGI DAYA TAHUN 2020-2024
PENYULANG DIENG 01 GARDU INDUK DIENG 20 KV PT. PLN (PERSERO)
APJ PURWOKERTO
Abstrak (Bhs. Indonesia) Abstrak— Analisis jatuh tegangan dan rugi-rugi daya merupakan hal yang penting untuk dilakukan agar dapat meminimalisir terjadinya kerugian ataupun kerusakan sebuah sistem kelistrikan sehingga kualitas kelistrikan dapat optimal dan meningkatkan kepuasan konsumen. Analisis jatuh tegangan diperlukan ketika adanya selisih antara tegangan pada pangkal pengiriman dengan tegangan pada ujung peneriman sedangkan analisis rugi-rugi daya diperlukan ketika hilangnya pasokan daya pada proses pengiriman daya listrik dari sumber (pembangkit) kepada beban (konsumen) pada penghantar. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis jatuh tegangan dan rugi-rugi daya menggunakan software ETAP 12.6 yang yang selanjutnya akan dilakukan prediksi lima tahun kedepan. Adapun tempat penelitian ini pada Gardu Induk Dieng 20 kV. Hasil simulasi yang dilakukan drop voltage yang terjadi pada tahun 2016 – 2019 masih berada dalam batas toleransi sesuai SPLN : 1987 dimana maksimum +5% dan minimum -10% dari tegangan nominalnya. Untuk prediksi dalam lima tahun kedepan data persentase pertumbuhan beban diperoleh dari pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,02% pada tahun 2019 disebabkan data sebelumnya mengalami penurunan setiap tahunnya sehingga tidak memungkinkan melakukan prediksi optimis. Hasil dari prediksi yang dilakukan diperoleh drop voltage sampai tahun 2024 masih dalam batas toleransi yaitu sebesar 1,79% dan losses sebesar 0,012MW atau 0,31% dari 3,782MW.
Abtrak (Bhs. Inggris)Abstract— Analysis of voltage drops and power losses is an important thing to do in order to minimize the occurrence of losses or damage to an electrical system so that the electrical quality can be optimal and increase customer satisfaction. Voltage drop analysis is required when presentThe difference between the voltage at the base of the transmission and the voltage at the receiving end, while the analysis of power losses is required when the power supply is lost in the process of sending electrical power from the source (generator) to the load (consumer) on the conductor. This research was conducted to analyze the voltage drop and power losses using ETAP 12.6 software, which will then predict the next five years. The place of this research is at the 20 kV Dieng Substation. The simulation results carried out by voltage drop that occurred in 2016 - 2019 were still within the tolerance limit according to SPLN: 1987 where the maximum was + 5% and a minimum of -10% of the nominal voltage. For the prediction in the next five years, the percentage of load growth data is obtained from the national economic growth of 5, 02% in 2019 because the previous data has decreased every year so it is not possible to make optimistic predictions. The results of the predictions made that the voltage drop until 2024 is still within the tolerance limit of 1.79% and losses of 0.012MW or 0.31% of 3.782MW.
Kata kunciPrediksi jatuh tegangan, rugi-rugi daya, penyulang, ETAP
Pembimbing 1Daru Tri Nugroho, S.T., M.T
Pembimbing 2Widhiatmoko HP, S.T., M.T
Pembimbing 3
Tahun2021
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri2021-02-15 22:02:31.212236
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.