Artikel Ilmiah : G1A017042 a.n. INDUWIDI QUAMILLA RENGGANI

Kembali Update Delete

NIMG1A017042
NamamhsINDUWIDI QUAMILLA RENGGANI
Judul ArtikelHubungan Pengetahuan Pasien dan Informasi Oleh Tenga Kesehatan mengenai Penyakit Retinopati Diabetik dengen Kejadian Retinopati Diabetika
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar Belakang: Komplikasi diabetes melitus terbagi menjadi komplikasi makrovaskular dan mikrovaskular. Komplikasi mikrovaskular yang sering salah satunya ialah retinopati diabetik. Salah satu faktor yang mempengaruhi retinopati diabetik pada pasien diabetes melitus adalah pengetahuan pasien mengenai penyakit retinopati diabetik dan informasi yang diberikan oleh tenaga Kesehatan. Satu pertiga pasien diabetes melitus di klinik FKTP Tanjung jarang memeriksakan dirinya, oleh karena itu penting untuk dilakukan pemeriksaan untuk mencegah komplikasi diabetes melitus lebih lanjut.
Tujuan: Mengetahui hubungan pengetahuan pasien dan informasi oleh tenaga kesehatan mengenai penyakit retinopati diabetik dengan kejadian retinopati diabetika di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Klinik Tanjung Purwokerto.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan menggunakan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian ini adalah 43 pasien PROLANIS FKTP Klinik Tanjung yang diambil dengan teknik consecutive sampling. Pengumpulan data untuk pengetahuan pasien mengenai penyakit retinopati diabetik dan data informasi yang diberikan oleh tenanga kesehatan dilakukan menggunakan kuisioner. Data responden yang terdiagnosis retiniopati diabetika diperoleh melalui pemeriksaan segmen posterior mata menggunakan oftalmoskop indirek. Analisis hipotesis menggunakan uji Chi-Square.
Hasil: Hasil analisis univariat didapatkan 67,4% responden memiliki pengetahuan rendah, 67,4% responden tidak diberikan informasi oleh tenaga kesehatan, dan terdapat 18,6% responden terdiagnosis retinopati diabetik. Hasil analisis bivariat antara pengetahuan pasien dengan kejadian retinopati diabetik menggunakan uji Chi-Square 2×2 menunjukkan p value = 0,180. Hasil analisis bivariat informasi oleh tenaga kesehatan dengan kejadian retinopati menggunakan uji Chi-Square 2×3 menunjukkan p value = 0,180.
Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara pengetahuan pasien dan informasi oleh tenaga kesehatan mengenai penyakit retinopati diabetik dengan kejadian retinopati diabetika studi pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Tanjung Purwokerto.
Abtrak (Bhs. Inggris)Background: Diabetes mellitus complications divided into macrovascular and microvascular complications. The common microvascular complications is diabetic retinopathy. One of the factors affecting diabetic retinopathy disease in patients with diabetes mellitus are the level of patient’s knowledge about diabetic retinopathy and information given by the health workers. One-third of diabetes mellitus patients at FKTP Tanjung Clinic rarely check themselves, therefore it is important to have an examination to prevent futher complications of diabetes mellitus.
Objective: The purpose of this study was to determine the relationship between level of patient’s knowledge about diabetic retinopathy and information given by health workers with diabectic retinopathy incidence at Primary Level of Heatlh Care Facilities Tanjung Purwokerto.
Methods: This research was an observational analytic study using a cross sectional approach. The sample of this study was 43 patients at Primary Level of Health Care Facilities Tanjung Purwokerto using consecutive sampling technique. Collected data for patient’s knowledge about diabetic retinopathy variable and information given by health workers variable was by questionnaires. Data of respondents diagnosed with diabetic retinopathy was obtained by examining the posteriors eye segment using an indirect ophthalmoscope. Chi square 2 x 2 is used to analyze the hipotesis.
Result: Univariate analysis found that 67.4% of respondents had low knowledge, 67.4% of respondents were not given information by health workers, and 18.6% of respondents were diagnosed with diabetic retinopathy. The results of bivariate analysis between patient’s knowledge with diabetic retinopathy incidence using the Chi-Square 2x2 test showed p value = 0,180. The results of bivariate analysis between informations given by health workers with diabetic retinopathy using the Chi-Square 2x2 test showed p value : 0,180.
Conclution: There is no relationship between patient’s knowledge about diabetic retinopathy and information given by health workers with diabetic retinopathy incidence.
Kata kunciRetinopati Diabetik, Pengetahuan Pasien, Informasi oleh Tenaga Kesehatan
Pembimbing 1dr. Dwi Arini Ernawati, M.P.H.
Pembimbing 2dr. Ika Murti Harini, M.Sc.
Pembimbing 3-
Tahun2021
Jumlah Halaman12
Tgl. Entri2021-02-15 17:12:06.090803
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.