Artikel Ilmiah : A1D016077 a.n. PUTRI NATASYAH
| NIM | A1D016077 |
|---|---|
| Namamhs | PUTRI NATASYAH |
| Judul Artikel | Respon Pertumbuhan Tanaman Selada (Lactuca sativa L) terhadap Frekuensi dan Konsentrasi Pemberian Pupuk Organik Cair dari Limbah Kulit Buah |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Selada merupakan salah satu sayuran yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat indonesia. Salah satu upaya untuk meningkatan produksi selada adalah dengan pemupukan. Pemupukan yang ramah lingkungan sangat dibutuhkan untuk menjaga kesuburan tanah. Keberadaan sampah buah-buahan yang melimpah memiliki potensi yang besar untuk digunakan sebagai sumber bahan baku pembuatan pupuk organik cair. Oleh karena itu penelitian inibertujuan untuk :1) Mendapatkan frekuensi POC Limbah Kulit Buah yang terbaik untuk pertumbuhan tanaman selada; 2) Mendapatkan konsentrasi pemberian POC Limbah Kulit Buah yang terbaik untuk pertumbuhan tanaman selada; 3) Mendapatkan kombinasi frekuensi dan konsentrasi pemberian POC Limbah Kulit Buah yang terbaik bagi pertumbuhan tanaman selada. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Sayur Organik Pager Gunung, Desa Melung Kecamatan Kedungbanteng dan Laboratorium Agronomi dan Hortikultura Fakultas Pertanian UNSOED mulai Mei sampai Juli 2020.Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan tiga ulangan. Perlakuan pada penelitian ini adalah kombinasi antara frekuensi dan konsentrasi POC, frekuensi pemupukan terdiri dari 5 hari sekali, 10 hari sekali dan 15 hari sekali, sedangkan untuk konsentrasi POC terdiri dari 0%, 10%, 20%, dan 30%. Variabel yang diamati untuk mengetahui respon pertumbuhaan tanaman adalah tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, panjang akar, bobot tanaman segar, bobot tajuk kering dan bobot akar kering. Data yang diperoleh dianilis menggunakan uji F, apabila terdapat keragaman yang nyata dilanjutkan dengan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) pada α 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian POC limbah kulit buah pada frekuensi 5 hari sekali dan 15 hari sekali memberikan pengaruh yang lebih baik dibandingkan dengan 10 hari sekali pada variabel tinggi tanaman. Pemberian POC limbah kulit buah dengan konsentrasi 0% cenderung memberikan kenaikan lebih tinggi pada pertumbuhan tanaman selada dibandingkan dengan konsentrasi 10, 20 dan 30%. Terdapat interaksi antara perlakuan frekuensi dan konsentrasi pemberian POC limbah kulit buah pada variabel panjang akar dan bobot tanaman segar |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Lettuce is a vegetable that is widely consumed by Indonesian people. One of the efforts to increase lettuce production is fertilization. Environmentally friendly fertilizers are needed to maintain soil fertility. The abundance of fruit waste has great potential to be used as a source of raw material for making liquid organic fertilizers. Therefore this study aims to: 1) Obtain the best POCfrequency of rind waste for lettuce plant growth; 2) Obtaining the best concentration of POC rind waste for lettuce plant growth; 3) Obtain the best combination of frequency and concentration of POC application of rind waste for lettuce plant growth. This research was carried out at Kebun Sayur Organik, Melung, Kedungbanteng and the Laboratory of Agronomy and Horticulture, Faculty of Agriculture, UNSOED from May to July 2020. This research design used a Complete Randomized Block Design (RAKL) consisting of three replications. The treatments in this research were combinations between frequencies and concentrations of POC, the frequenciesconsisted of 5, 10, and 15 days, while the concentrations consisted of 0, 10, 20, and 30%. The variables observed were plant height, number of leaves, leaf area, root length, fresh plant weight, dry shoot weight and dry root weight. The data obtained were analyzed using the F test, if there wasdiversity, followed by the Duncan's Multiple Range Test (DMRT) at α 5% . The results showed that giving POC of rind waste at a frequencies of once every 5 days and 15 days gave a better effect than once every 10 days on plant height variables. POC application of rind waste with concentration of 0% tended to provide a higher increase in lettuce plant growth than with concentrations of 10, 20 and 30%. There was an interaction between the frequencies and concentrations of POC treatment of rind waste on the variable root length and fresh plant weight. |
| Kata kunci | Selada, Pupuk organik cair |
| Pembimbing 1 | Ir. Slamet Rohadi Suparto, M. Agr St. |
| Pembimbing 2 | Ir. Agus Suyanto, SU., D Tech. Sc. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2021 |
| Jumlah Halaman | 12 |
| Tgl. Entri | 2021-02-15 10:33:48.816827 |