Artikel Ilmiah : B1A016119 a.n. SHAFA RANA NUSAIBAH
| NIM | B1A016119 |
|---|---|
| Namamhs | SHAFA RANA NUSAIBAH |
| Judul Artikel | Prevalensi Kolonisasi Streptococcus pneumoniae yang Berasal Dari Nasofaring Penderita Otitis Media Akut |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Otitis media (OM) merupakan salah satu masalah kesehatan yang banyak terjadi di negara berkembang. Penyakit ini disebabkan karena adanya peradangan pada telinga bagian tengah yang mencakup rongga telinga tengah, sel mastoid udara, mastoid antrum dan tabung eustachius tanpa adanya patogenesis yang spesifik. Otitis Media Akut (OMA) merupakan penyakit yang disebabkan oleh adanya infeksi mikroba pada bagian saluran pernapasan bagian atas dan dapat ditandai dengan adanya cairan pada telinga, penyakit ini lebih sering ditemukan pada anak-anak dibandingkan pada orang dewasa. Streptococcus pneumoniae (S. pneumonia) dan Haemophilus influenzae (H. influenzae) merupakan bakteri yang sering kali menjadi penyebab terjadinya OMA, namun S.pneumonia bersifat lebih predominan.Studi mengenai OMA pada wilayah Kabupaten Banyumas tergolong masih sangat terbatas sehingga perlu dilakukan penelitian yang berutujuan untuk mengetahui prevalensi S. pneumoniae, OMA dan studi epidemiologi mengenai OMA. Total anak yang di skrining adalah 3574 dan 166 diantaranya terinfeksi OMA, sehingga didapatkan 124 sampel swab nasofaring. Hasil pPenelitian ini menunjukan bahwa prevalensi Streptococcus pneumoniae yang dibawa oleh anak-anak penderita Otitis Media Akut usia 6-12 tahun di wilayah Kabupaten Banyumas adalah memiliki prevalensi sebesar 80%. Usia, jenis kelamin, status gizi, dan tingkat pendapatan orang tua memiliki pengaruh yang signifikan terhadap status OMA individu (p<.05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah prevalensi S.pneumoniae pada penderita OMA di kabupaten Banyumas sebesar 80%. Epidemiologi S. pnuemoniae pada anak-anak usia 6-12 tahun pengidap OMA di Kabupaten Banyumas cenderung lebih banyak terjadi pada anak usia 8-9 tahun, jenis kelamin laki-laki, memiliki status gizi yang buruk, dengan jumlah anggota keluarga yang cukup padat dengan tingkat pendapatan orang tua yang rendah. Epidemiologi S. pneumoniae pada anak-anak usia 6-12 tahun pengidap OMA di Kabupaten Banyumas antara lain cenderung lebih banyak pada usia 8-9 tahun (80%), jenis kelamin laki-laki (87%), status gizi yang buruk (100%), jumlah anggota keluarga 1-5 orang (84%), dan tingkat pendapatan orang tua yang rendah (85%). Penelitian lanjutan berupa pengujian resistensi antibiotik dan serotipe dari S.pneumoniae yang dibawa oleh nasofaring anak-anak penderita OMA perlu dilakukan agar dapat diketahuipola resistensi antibiotik S. Pneumoniae |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Otitis media (OM) is one of the many health problems in developing countries. The disease is caused by inflammation of the middle ear which includes the middle ear cavity, air mastoid cells, antrum mastoids and eustachian tubes in the absence of specific pathogenesis. Acute Otitis Media (OMA) is a disease caused by microbial infection of the upper respiratory tract and can be characterized by the absence of fluid in the ears, the disease is more common in children than in adults. Streptococcus pneumoniae (S. pneumonia) and Haemophilus influenzae (H. influenzae) are bacteria that are often the cause of OMA, but S. pneumonia is more predominal. The study of OMA in Banyumas regency is still very limited so it is necessary to conduct research that is in order to know the prevalence of S. pneumoniae, OMA and epidemiological studies on OMA. The total number of children screened was 3574 and 166 were infected with OMA, resulting in 124 nasopharyngeal swab samples. The results of this study showed that the prevalence of Streptococcus pneumoniae carried by children with Acute Otitis Media aged 6-12 years in banyumas regency has a prevalence of 80%. Age, gender, nutritional status, and parental income levels have a significant influence on an individual's OMA status. The conclusion of this study is the prevalence of S.pneumoniae in OMA patients in Banyumas district by 80%. Epidemiology of S. pneumoniae in children aged 6-12 years of age with OMA in Banyumas Regency among others tends to be more at the age of 8-9 years (80%), male gender (87%), poor nutritional status (100%), the number of family members 1-5 people (84%), and low parental income level (85%). Further research in the form of antibiotic and serotype resistance testing of S.pneumoniae carried by nasopharyngeal children with OMA for known patterns of antibiotic resistance S. Pneumoniae. |
| Kata kunci | Epidemiologi, Otitis Media Akut, Prevalensi, Streptococcus pneumoniae |
| Pembimbing 1 | Dr. Daniel Joko Wahyono, M.Biomed |
| Pembimbing 2 | Dodi Safari, S.Si phD |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2020 |
| Jumlah Halaman | 42 |
| Tgl. Entri | 2021-02-14 19:57:59.214093 |