Artikel Ilmiah : F1D016054 a.n. EZA CHRISNIANDIKA ORIFICE
| NIM | F1D016054 |
|---|---|
| Namamhs | EZA CHRISNIANDIKA ORIFICE |
| Judul Artikel | STRATEGI PEMENANGAN PARSIMIN DALAM PEMILIHAN KEPALA DESA TAHUN 2019 DI DESA PURWODADI, KECAMATAN KUWARASAN, KABUPATEN KEBUMEN |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Artikel hasil penelitian ini bertujuan untuk memahami dan mendeskripsikan bagaimana strategi pemenangan Parsimin dalam Pemilihan Kepala Desa Purwodadi, Kecamatan Kuwarasan, Kabupaten Kebumen, memahami dan mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat kemenangan Parsimin dalam Parsimin dalam Pemilihan Kepala Desa tahun 2019. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivisme dan perspektif institusionalisme. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Dan lokasi penelitian ini berada di Desa Purwodadi, Kecamatan Kuwarasan, Kabupaten Kebumen. Hasil penelitian ini adalah bahwa Parsimin melaksanakan berbagai strategi pemenangan yang berhasil mengantarkannya memperoleh kedudukan sebagai kepala desa di Desa Purwodadi. Strategi pemenangan yang dilakukan Parsimin diawali dengan melakukan penerapan tiga tahapan dalam marketing politik yakni, pemetaan (segmentasi) yaitu dengan menjadikan pemilih tradisional sebagai segmen utamanya dikarenakan mayoritas masyarakat Purwodadi merupakan pemilih tradisional. Kemudian, tahapan selanjutnya yakni sasaran (targeting) politik, dimana Parsimin menjadikan kelompok pemuda, kelompok pemberdayaan dan kelompok pemilih pragmatis yang menjadi sasaran utamanya, karena dianggap dapat memberi pengaruh terhadap masyarakat Purwodadi lainnya dalam memberikan dukungan terhadap Parsimin, khususnya terkait masyarakat pemilih pragmatis yang dianggap menarik untuk dapat merubah pola pikir kelompok tersebut menjadi kelompok rasional. Dan yang terakhir yaitu positioning politik yakni Parsimin membangun image/citra politik sebagai pelayan masyarakat dan merupakan calon kepala desa dari kalangan masyarakat kelas bawah serta membangun citra sebagai sosok yang merangkul dan membaur dengan masyarakat. Dan berdasarkan ketiga tahapan tersebut menghasilkan beberapa strategi politik diantaranya: 1) Membangun image/citra politik di masyarakat; 2) Dilakukan metode door to door; 3) Dilakukannya diskusi terbuka dengan masyarakat; 4) Memanfaatkan potensi pemuda desa; 5. Penggunaan alat peraga kampanye. Dalam pelaksanaan strategi pemenangan tersebut terdapat beberapa faktor yang mendukung dan menghambat Parsimin, faktor pendukung diantaranya: 1.) Merakyat; 2.) Memiliki pengalaman dalam pemerintahan desa; 3.) Dukungan dari tokoh-tokoh masyarakat dan agama. Sedangkan, faktor penghambatnya yaitu 1) Minimnya Dana Kampanye; 2.) Tersebarnya berita hoax untuk menjatuhkan Parsimin; 3.) adanya cerita rakyat. Berdasarkan hasil penelitian tersebut strategi pemenangan dilakukan Parsimin terbilang efektif dilakukan hingga memperoleh dukungan yang signifikan dari masyarakat Desa Purwodadi dan Parsimin juga mampu menghadapi dan mengatasi segala faktor yang mendukung maupun menghambat strategi pemenangannya. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This research-based paper aims at understand and describe how Parsimin's winning strategy was in the Head Election of Purwodadi Village, Kuwarasan District, Kebumen Regency, to Understand and describe the supporting and inhibiting factors for Parsimin's victory in the 2019 Village Head Election. This study uses a constructivism paradigm and an institutionalism perspective. The research method used in this research is qualitative with a case study approach. And the location of this research is in Purwodadi Village, Kuwarasan District, Kebumen Regency. The result of this research is that Parsimin implemented various winning strategies which succeeded in getting him to become the village head in Purwodadi Village. Parsimin's winning strategy was initiated by implementing three stages in political marketing, namely mapping (segmentation), namely by making traditional voters the main segment because the majority of Purwodadi people were traditional voters. Then, the next stage is political targeting, where Parsimin makes youth groups, empowerment groups and pragmatic voter groups the main targets, because they are considered to be able to influence other Purwodadi communities in providing support for Parsimin, especially regarding the pragmatic voter community who are considered interesting to be able to change the mindset of the group into a rational group. And the last is political positioning, namely Parsimin to build a political image / image as a public servant and as a candidate for village head from among the lower classes and build an image as a figure who embraces and mingles with the community. And based on these three stages, it produces several political strategies including: 1) Building a political image / image in society; 2) Doing door to door method; 3) Conducting an open discussion with the community; 4) Utilizing the potential of village youth; 5. Use of campaign props. In implementing the winning strategy, there are several factors that support and hinder Parsimin, the supporting factors include: 1.) People; 2.) Having experience in village government; 3.) Support from community and religious leaders. Meanwhile, the inhibiting factors are 1) Lack of Campaign Funds; 2.) The spread of hoax news to bring down Parsimin; 3.) the existence of folklore. Based on the results of this study, Parsimin's winning strategy was effective in that it received significant support from the people of Purwodadi Village and Parsimin was also able to face and overcome all the factors that supported or hindered his winning strategy. |
| Kata kunci | Strategi Pemenangan, Marketing Politik, Pilkades |
| Pembimbing 1 | Drs. M. Soebiantoro, M. Si |
| Pembimbing 2 | Drs. Syah Firdaus, M. Si |
| Pembimbing 3 | Dr. Bambang Kuncoro, M. Si |
| Tahun | 2021 |
| Jumlah Halaman | 25 |
| Tgl. Entri | 2021-02-13 17:11:51.608644 |