Artikel Ilmiah : J1C016059 a.n. PUTRI AQIDAH AL MUNAWWAROH

Kembali Update Delete

NIMJ1C016059
NamamhsPUTRI AQIDAH AL MUNAWWAROH
Judul ArtikelFenomena Penggunaan Campur Kode pada Lirik Lagu Bahasa Jepang
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini mengkaji mengenai campur kode. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan bentuk campur kode dan latar belakang penggunaan campur kode pada lirik lagu bahasa Jepang. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik simak catat. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan metode padan dan teknik pilah unsur penentu. Sumber data penelitian ini berupa 15 lirik lagu, dari lirik lagu tersebut ditemukan 35 data. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat 6 bentuk campur kode dan 2 latar belakang penggunaan campur kode. Bentuk campur kode berupa kata sebanyak 9, 9 klausa, 8 frasa, 7 idiom, dan ada 1perulangan kata serta 1 bentuk campur kode berupa baster. Bentuk campur kode yang paling banyak muncul adalah klausa dan kata. Sementara itu latar belakang penggunaan campur kode meliputi sikap dan kebahasaan. Latar belakang kebahasaan 31 data yang menunjukkan keinginan penutur untuk menafsirkan perasaannya agar tersampaikan kepada pendengar.
Abtrak (Bhs. Inggris)This research examines the code-mixing. The purpose of this research was to explain the form of code-mixing and the background of using code-mixing on Japanese song lyrics. The method used is descriptive qualitative, while the data collection technique used is the observation note technique. The data analysis technique performed using the equivalent method and the technique of sorting the determining elements. The data source of this research is 15 song lyrics, based on the song lyrics found 35 data. The analysis results show that there are 6-forms of code-mixing and 2-backgrounds for the use of code-mixing. The code-mixing forms are 9-words, 9-clauses, 8-phrases, 7-idioms, 1-word repetition, and baster 1. The most common form of code-mixing is a clause and word. Meanwhile, the background of using code mixing includes attitudes and language. Linguistic backgrounds appeared at most, namely 31 data, due to the desire of speakers to interpret his feelings for the song to be conveyed to listeners.
Kata kuncibahasa jepang, sosiolinguistik, kedwibahasaan, campur kode, lirik lagu
Pembimbing 1Dr. Ely Triasih Rahayu, S.S., M.Hum
Pembimbing 2Yudi Suryadi, S.Pd.,M.Pd
Pembimbing 3Dr. Haryono, S.Sos., S.S., M.Pd
Tahun2021
Jumlah Halaman19
Tgl. Entri2021-02-01 10:42:21.432485
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.