Artikel Ilmiah : C1H016039 a.n. WISNU FAJAR ARIFANI
| NIM | C1H016039 |
|---|---|
| Namamhs | WISNU FAJAR ARIFANI |
| Judul Artikel | FINANCIAL PERFORMANCE ANALYSIS OF TOP LCC AIRLINES IN INDONESIA BETWEEN AIRASIA INDONESIA AND CITILINK (Comparison study in 2016-2018) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini merupakan studi perbandingan kinerja keuangan pada perusahaan penerbangan berbiaya murah atau LCC di Indonesia, diantaranya Airasia Indonesia dan Citilink pada periode 2016-2018. Penelitian ini mengambil judul: “Financial Performance Analysis Of Top LCC Airlines In Indonesia Between Airasia and Citilink (Comparison Study in 2016-2018)”. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui serta membandingkan seberapa signifkan perbedaan kinerja keuangan dengan perhitungan rasio keuangan Likuiditas, Profitabilitas, dan Solvabilitas yang diproksikan dengan Quick Ratio, Current Ratio , Debt to Equity Ratio, Debt Ratio, ROA dan ROE. Studi ini berfokus pada pertumbuhan dan tantangan dua maskapai berbiaya murah. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder, yaitu laporan keuangan Indonesia AirAsia dan Citilink pada tahun 2016, 2017 dan 2018 yang telah dipublikasikan baik di situs resmi perusahaan maupun situs lain di internet. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data menunjukkan bahwa: (1)Rasio Likuiditas yang diproyeksikan dengan Current Ratio dan Quick Ratio antara PT Citilink Indonesia dan PT Airasia Indonesia Tbk menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan (2)Rasio Profitabilitas yang diproyeksikan dengan Current ROA dan ROE antara PT Citilink Indonesia dan PT Airasia Indonesia Tbk menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan (3) Rasio Solvabilitas yang diproyeksikan dengan Debt to Equity Ratio dan Debt Ratio antara PT Citilink Indonesia dan PT Airasia Indonesia Tbk menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan. Implikasi dari kesimpulan diatas adalah, manajemen perusahaan kedua perusahaan perlu mengkaji strategi low cost, karena sangat berdampak pada tingkat pendapatan yang diterima kedua perusahaan. Cara yang dapat dilakukan diantaranya adalah dengan melakukan tindakan evaluasi pada biaya operasional perusahaan agar dapat diketahui trend atau pola peningkatan maupun penurunan pengeluaran biaya operasional sehingga dapat diidentifikasi faktor pemicu yang meningkatnya tingkat pemasukan dan pengeluaran perusahaan. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This research is a comparative study of financial performance in low-cost airlines or LCC in Indonesia, including Airasia Indonesia and Citilink in the period 2016-2018. This research is titled: "Financial Performance Analysis Of Top LCC Airlines In Indonesia Between Airasia and Citilink (Comparison Study in 2016-2018)". The purpose of this research is to find out and compare how significant the difference in financial performance with the calculation of financial ratios of Liquidity, Profitability, and Solvency ratios projected with Quick Ratio, Current Ratio, Debt to Equity Ratio, Debt Ratio, ROA and ROE. The study focuses on the growth and challenges of two low-cost airlines. The types of data used in this study are secondary data, namely Indonesia AirAsia and Citilink financial statements in 2016, 2017 and 2018 that have been published both on the company's official website and other sites on the internet. Based on the results of research and data analysis shows that: (1) Liquidity Ratio projected with Current Ratio and Quick Ratio between PT Citilink Indonesia and PT Airasia Indonesia Tbk shows no significant difference (2) Profitability Ratio projected with current ROA and ROE between PT Citilink Indonesia and PT Airasia Indonesia Tbk shows no significant difference (3) Solvency Ratio projected with Debt to Equity Ratio and Debt Ratio between PT Citilink Indonesia and PT Airasia Indonesia Tbk shows there is no significant difference. The implication of the conclusion above is that the management of both companies needs to review the low cost strategy, because it greatly impacts the level of revenue received by both companies. The way that can be done among others is to conduct an evaluation of the company's operational costs in order to be known trends or patterns of increase or decrease in operational expenses so that it can be identified trigger factors that increase the level of income and expenditure of the company. |
| Kata kunci | Financial Performance, Financial Ratio, LCC, Airlines Industry |
| Pembimbing 1 | Dr. Ade Banani, M.MS. |
| Pembimbing 2 | Dr. Rio Dhani Laksana, S.E, M.Sc. |
| Pembimbing 3 | Ekaningtyas Widiastuti, SE, M.Si. |
| Tahun | 2020 |
| Jumlah Halaman | 75 |
| Tgl. Entri | 2021-01-24 13:15:09.861039 |