Artikel Ilmiah : H1D016014 a.n. NASICHATUL UMAYAH
| NIM | H1D016014 |
|---|---|
| Namamhs | NASICHATUL UMAYAH |
| Judul Artikel | RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI BANK SAMPAH BERBASIS WEB STUDI KASUS DESA PAGUYANGAN |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Sampah merupakan bahan sisa yang dihasilkan dari suatu proses produksi, baik industri maupun rumah tangga. Berdasarkan data statistika kabupaten Brebes, kecamatan Paguyangan menduduki urutan nomor 4 dengan rata-rata sampah perhari adalah 249,62 m3 . Desa Paguyangan yang nerupakan salah satu desa pada kecamatan Paguyangan memiliki permasalahan sampah dimana masyarakat masih memiliki kebiasaan membuang sampah di sungai dan di pekarangan sekitar rumah. Keadaan ini terjadi karena belum adanya tempat pembuangan sampah dan tong sampah di depan rumah warga desa Paguyangan. Berdasarkan hal tersebut Balai Desa Paguyangan membuat rencana akan membangun bank sampah untuk mengatasi permasalahan sampah. Seiring dengan kemajuan teknologi segala sesuatu dibuat berdasarkan perkembangan teknologi sehingga akan dibuat sistem informasi bank sampah berbasis web. Sistem informasi bank sampah berbasis web merupakan sistem informasi yang digunakan untuk membantu proses transaksi sampah pada bank sampah. Tujuan dari sistem informasi bank sampah ini adalah untuk memudahkan petugas dan nasabah dalam memproses pelayanan di bank sampah secara efisien dan efektif. Metodologi pengembangan yang digunakan dalam pengembangan sistem ini adalah metode pengembangan secara waterfall. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Garbage is a residual material produced from a production process, both industry and households. Based on statistical data for Brebes district, Paguyangan subdistrict ranks number 4 with an average daily waste of 249.62 m3 . Paguyangan Village, which is one of the villages in Paguyangan sub-district, has a waste problem where people still have the habit of throwing garbage in the river and in the yard around the house. This situation occurs because there are no garbage dumps and trash cans in front of the houses of Paguyangan villagers. Based on this, the Paguyangan Village Hall made a plan to build a waste bank to solve the waste problem. Along with technological advances, everything is made based on technological developments so that a web-based waste bank information system will be created. The web-based waste bank information system is an information system used to help process waste transactions at waste banks. The purpose of the waste bank information system is to facilitate officers and customers in processing services at the waste bank efficiently and effectively. The development methodology used in the development of this system is the waterfal development method. |
| Kata kunci | Sistem Informasi, Sampah, Bank Sampah, Waterfall |
| Pembimbing 1 | Dr. Lasmedi Afuan, S.T.,M.Cs. |
| Pembimbing 2 | Nofiyati, S.Kom.,M.Kom |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2020 |
| Jumlah Halaman | 142 |
| Tgl. Entri | 2021-01-22 19:34:28.586322 |