Artikel Ilmiah : G1A017005 a.n. DIYAN AYU PERTIWI

Kembali Update Delete

NIMG1A017005
NamamhsDIYAN AYU PERTIWI
Judul ArtikelHUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH DENGAN KEKUATAN GENGGAMAN TANGAN (HANDGRIP STRENGTH) PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN
Abstrak (Bhs. Indonesia)Indeks massa tubuh (IMT) merupakan petunjuk untuk menentukan status gizi pada orang dewasa. Mahasiswa kedokteran yang masuk dalam usia dewasa muda memiliki jadwal perkuliahan yang padat sehingga jarang berolahraga dan berisiko mengalami malnutrisi. Inaktivitas menyebabkan penurunan kekuatan otot yang berguna dalam menunjang aktivitas harian. Kekuatan genggaman tangan adalah prediktor kekuatan otot seluruh tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan indeks massa tubuh dengan kekuatan genggaman tangan pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman. Penelitian ini menggunakan rancangan analitik observasional dengan metode pendekatan cross-sectional. Subyek melibatkan 33 mahasiswa yang dipilih menggunakan metode non-probability sampling dengan teknik purposive sampling. Seluruh responden dilakukan pegukuran berat badan, tinggi badan, dan kekuatan genggaman tangan. Indeks massa tubuh dihitung dengan membagi berat badan dengan tinggi badan dalam meter dikuadratkan, sedangkan kekuatan otot diukur dengan hand grip dynamometer. Uji normalitas data menggunakan uji Shapiro-Wilk dan uji korelasi menggunakan uji Pearson dengan nilai p<0,05. Rerata indeks massa tubuh responden dalam penelitian ini baik yaitu 23.93 ± 4.32 kg/m2 dan rerata kekuatan otot responden adalah sedang yaitu 36.81 ± 6.58 kg. Hasil uji korelasi Pearson adalah p = 0.260 dengan r = 0.202 yang menunjukkan hubungan yang tidak signifikan antara indeks massa tubuh dengan kekuatan genggaman tangan pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman.
Abtrak (Bhs. Inggris)Body mass index (BMI) is a guide to determining nutritional status in adults. Medical students are in early adults who have a busy lecture schedule, which make them less exercise and put them at risk of malnutrition. Inactivity causes a decrease in muscle strength which is useful in supporting daily activities. Grip strength is a predictor of muscle strength in the body. This study aims to determine the relationship between body mass index and grip strength in students of the Faculty of Medicine, Jenderal Soedirman University. This study used an observational analytic design with a cross-sectional approach method. The subjects involved 33 respondents who were selected using non-probability sampling method with purposive sampling technique. All respondents were measured their body weight, height, and hand grip strength. Body mass index is calculated by dividing body weight by body height in meters squared, while muscle strength is measured by a handgrip dynamometer. The data normality test used the Shapiro-Wilk test and the correlation test used the Pearson test with a p value <0.05. The body mass index’s mean of the respondents in this study was good with score 23.93 ± 4.32 kg / m2 and the muscle strength’s mean of the respondents was moderate with score 36.81 ± 6.58 kg. The Pearson correlation test results were p = 0.260 with r = 0.202 which showed an insignificant relationship between body mass index and hand grip strength in students of the Faculty of Medicine, Jenderal Soedirman University.
Kata kunciIndeks Massa Tubuh, Kekuatan Genggaman Tangan
Pembimbing 1dr. Khusnul Muflikhah, M.Sc
Pembimbing 2dr. Mustofa, M.Sc
Pembimbing 3-
Tahun2021
Jumlah Halaman9
Tgl. Entri2021-01-22 19:30:54.630936
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.