Artikel Ilmiah : C1A016012 a.n. AIDIL FIKRI
| NIM | C1A016012 |
|---|---|
| Namamhs | AIDIL FIKRI |
| Judul Artikel | Kontribusi Industri Pariwista Terhadap Produk Domestik Bruto Indonesia dan Daya Saing nya di Negara-negara ASEAN Tahun 2010-2018 |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Industri pariwisata mengalami perkembangan yang sangat baik sehingga diperkirakan industri ini akan terus bertumbuh dari tahun ke tahun Sehingga mampu berkontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi industri pariwisata terhadap PDB Indonesia dan menganalisis daya saing industri pariwisata Indonesia di negara-negara ASEAN Tahun 2010-2018. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif di mana data diperoleh melalui studi pustaka yang bersumber dari artikel-artikel ilmiah, data yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS), Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Bank Dunia, United Nations World Tourism Organization (UNWTO), dan instansi-instansi terkait yang kebenaran datanya tidak diragukan. Teknik analisis yang digunakan pada penelitian ini yakni dengan analisis kontribusi, sedangkan untuk menganalisis daya saing dilakukan melalui analisis Revealed Comparative Advantage (RCA), dan analisis Dynamic Revealed Comparative Advantage (DRCA). Hasil analisis data menunjukkan bahwa kontribusi Kontribusi industri pariwisata Indonesia terhadap PDB termasuk dalam kategori sangat kurang karena rata-rata kontribusi industri pariwisata Indonesia pada tahun 2010-2018 menunjukkan hasil 3,92 persen dari total PDB Indonesia. Sedangkan hasil rata-rata analisis daya saing dengan menggunakan RCA menunjukkan indeks RCA Indonesia 0,64 atau kurang dari satu. Hal ini menunjukkan bahwa keunggulan komparatif pasar pariwisata Indonesia lebih rendah bila dibandingkan dengan rata-rata keunggulan komparatif pasar pariwisata ASEAN. Sedangkan perhitungan analisis DRCA menunjukkan posisi daya saing Indonesia pada periode 2010-2014 dan 2014-2018 menunjukkan angka 0,17 dan 0,13. Hal ini mengartikan bahwa posisi daya saing industri pariwisata Indonesia pada kedua periode tersebut mengalami kenaikan di pasar ASEAN sehingga Indonesia masih mampu meningkatkan kontribusi industri pariwisata tersebut dengan meningkatkan sarana dan prasarana yang dapat menunjang dalam pengembangan pariwisata, membangun lingkungan yang aman dan nyaman bagi wisatawan dengan memperhatikan kebersihan lingkungan destinasi wisata, dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia dengan membangun sekolah vokasi pariwisata. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Tourism industry has been experiencing very good development so it is estimated will continue to grow from year to year. The purposes of these study are to measure the contribution of the tourism industry to Indonesia's Gross Domestic Product (GDP) and to analyze the competitiveness of the tourism industry in ASEAN countries in 2010-2018. This research is a descriptive study with a quantitative approach where data were collected through scientific articles, Badan Pusat Statistik (BPS), Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, World Bank, United Nations World Tourism Organization (UNWTO), and related agencies. The analysis techniques used in this research are contribution analysis while Revealed Comparative Advantage (RCA) analysis, and Dynamic Revealed Comparative Advantage analysis are used to analyze competitiveness of Indonesia’s tourim industry. The results based on the research indicate: That on average, Indonesia tourism contribution to GDP is categorized into very low contribution because the average contribution of the Indonesian tourism industry to GDP in 2010-2018 shows a result of 3.92 percent of the total GDP. According to Revealed Comparative Advantage (RCA) analysis calculations, Indonesia’s RCA index shows 0.64 or less than one. This shows that the comparative advantage of the Indonesia tourism market is lower than that of the ASEAN countries. This indicates that Indonesia does not have a comparative advantage against the tourism market in ASEAN. Based on the calculation of Dynamic Revealed Comparative Advantage analysis, Indonesia's competitiveness value in the 2010-2014 and 2014-2018 periods is 0.17 and 0.13. These means the comparative advantage position of the Indonesia’s tourism industry in these periods increased in the ASEAN tourism market. So Indonesia still able to increases the contribution and competitiveness of the tourism industry by improving facilities and infrastructure that can support tourism development, building a safe and comfortable environment for tourists by paying attention to cleanliness of the tourist destination environment, and improving the quality of human resources by building tourism vocational schools. |
| Kata kunci | Industri Pariwisata, Kontribusi Industri Pariwisata, Daya Saing Industri Pariwisata, RCA, DRCA |
| Pembimbing 1 | Dra. Dijan Rahajuni, M.Si. |
| Pembimbing 2 | Istiqomah, S.E. M.Sc., Ph.D. |
| Pembimbing 3 | Dr. Abdul Aziz Ahmad, S.E., M.Si. |
| Tahun | 2021 |
| Jumlah Halaman | 15 |
| Tgl. Entri | 2021-01-20 15:28:13.195862 |