| NIM | L1C016032 |
| Namamhs | FAUZI TRI HASTONO |
| Judul Artikel | Komparasi Model Tsunami Menggunakan Tunami-F1 dan DHI Mike 21 di Pantai Selatan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | ABSTRAK: Pulau Jawa memiliki sistem tektonik yang aktif sehingga seringkali menyebabkan gempa bumi. Gempa bumi yang berpusat di dasar laut dapat menimbulkan tsunami. Salah satu langkah antisipasi dampak tsunami adalah dengan menyediakan informasi pemodelan numerik gelombang tsunami. Program yang dapat memodelkan gelombang tsunami diantaranya adalah DHI MIKE 21 dan TUNAMI-F1, tetapi masing-masing dari program tersebut memiliki penyelesaian yang berbeda sehingga model yang dihasilkan memiliki perbedaan. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat setting model dari kedua program agar efisien untuk memodelkan penjalaran gelombang tsunami, kemudian mengkomparasi hasil model dari kedua program tersebut. Hasil penelitian menunjukkan setting model yang efektif pada MIKE 21 menggunakan spacing grid ¼ menit, waktu simulasi 7200 detik, kekasaran manning 32 m1/3s-1, flood and dry 0,2 dan 0,3 meter, dan viskositas eddy 0 konstan. Sedangkan setting pada TUNAMI-F1 menggunakan spacing grid 1 menit, waktu simulasi 7200 detik, dan tidak melibatkan kekasaran manning, flood and dry, serta viskositas Eddy. Komparasi hasil model menunjukkan perbedaan yang kecil untuk waktu tiba tetapi memiliki perbedaan yang besar untuk tinggi gelombang tsunami. Komparasi timeseries gelombang tsunami sudah menunjukkan pola penjalaran yang sama tetapi pada gelombang kedua dan seterusnya memiliki deviasi yang cukup besar. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | ABSTRACT: Java Island has an active tectonic system that often causes earthquakes. An earthquake centered on the ocean floor can generate a tsunami. One of the measures to anticipate the impact of a tsunami is to provide information on numerical modeling of tsunami waves. Programs that can model tsunami waves include DHI MIKE 21 and TUNAMI-F1, but each of these programs has a different solution so the resulting model has differences. The purpose of this research is created a model setting of two programs and made it efficient for modeling tsunami wave propagation, then the models are compared from two programs. The results showed that the effective model setting on MIKE 21 use a spacing grid of ¼ minute, simulation time 7200 seconds, manning roughness 32 m1/3s-1, flood and dry 0.2 and 0.3 meters, and constant 0 eddy viscosity. Meanwhile, the TUNAMI-F1 setting uses a 1 minute spacing grid, a simulation time 7200 seconds, and doesn’t involve manning roughness, flood and dry, and Eddy's viscosity. The comparison of model results shown a small difference in arrival time but has a large difference for the tsunami wave height. The time series comparison of the tsunami waves has shown the same propagation pattern but the second wave onwards has quite a large deviation. |
| Kata kunci | Kata Kunci : Model numerik, MIKE 21, TUNAMI-F1, Komparasi |
| Pembimbing 1 | Tri Nur Cahyo, ST., M.Si |
| Pembimbing 2 | Wahyu Hendriyono, B.Eng., M.Eng |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2020 |
| Jumlah Halaman | 13 |
| Tgl. Entri | 2020-12-20 23:35:03.72156 |
|---|