Artikel Ilmiah : F1B015085 a.n. GITA IS MEILAWATI

Kembali Update Delete

NIMF1B015085
NamamhsGITA IS MEILAWATI
Judul ArtikelKUALITAS PELAYANAN PENDIDIKAN SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP) DI KABUPATEN PURBALINGGA MENURUT STANDAR PELAYANAN MINIMAL (SPM)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Tujuan penelitian ini yakni mendeskripsikan mendeskripsikan kualitas pelayanan pendidikan Kabupaten Purbalingga dilihat dari dimensi pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Pendidikan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa Secara umum, penerapan standar pelayanan minimal pendidikan dapat terpenuhi oleh satuan pendidikan menengah pertama (SMP) di wilayah perkotaan seperti SMP 1 Negeri dan SMP 2 Negeri Purbalingga dan SMP di wilayah pedesaan seperti SMP 1 Negeri dan SMP 2 Negeri Karangjambu. Akan tetapi, ada dua indikator yang belum bisa dipenuhi SMP di wilayah pedesaan yakni terkait dengan ketersediaan fasilitas, alat peraga, laboratorium, dan dari sisi kinerja guru terkait jam kerja guru di pedesaan yang masih kurang. Perbedaan ini disebabkan karena masalah anggaran pengadaan fasilitas tiap-tiap sekolah yang berbeda dan pembangunan antara perkotaan dengan pedesaan yang tidak merata, kemiskinan, masalah ketenagakerjaan, dan sebagainya.
Kata kunci: Kualitas pelayanan, pendidikan, SPM

Abtrak (Bhs. Inggris)The purpose of this study is to describe the quality of education services in Purbalingga Regency as seen from the dimensions of meeting the Minimum Service Standards (SPM) of Education. Based on the results of the study, it shows that in general, the implementation of minimum education service standards can be met by junior secondary education units (SMP) in urban areas such as SMP 1 Negeri and SMP 2 Negeri Purbalingga and SMP in rural areas such as SMP 1 Negeri and SMP 2 Negeri Karangjambu. However, there are two indicators that junior high schools in rural areas have not been able to fulfill, namely those related to the availability of facilities, teaching aids, laboratories, and in terms of teacher performance related to teacher working hours in rural areas which are still lacking. This difference is due to the different budget problems for the provision of facilities for each school and the uneven development between urban and rural areas, poverty, labor problems, and so on.

Keywords: Education, service quality, SPM
Kata kunciKualitas pelayanan, pendidikan, SPM
Pembimbing 1Dr. Muslih Faozanudin, M.Sc.
Pembimbing 2Drs. Simin, M.Si
Pembimbing 3Dra. Rukna Idanati, M.Kes
Tahun2020
Jumlah Halaman16
Tgl. Entri2020-12-11 12:32:11.380648
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.