Artikel Ilmiah : D1A016049 a.n. YULIZA HERMINA

Kembali Update Delete

NIMD1A016049
NamamhsYULIZA HERMINA
Judul ArtikelSTRATEGI PENINGKATAN ADOPSI TEKNOLOGI PENGOLAHAN LIMBAH PADA PETERNAK SAPI POTONG DI KECAMATAN BAWANG KABUPATEN BANJARNEGARA
Abstrak (Bhs. Indonesia)Strategi Peningkatan Adopsi Teknologi Pengolahan Limbah pada Peternak Sapi Potong di Kecamatan Bawang Kabupaten Banjarnegara. Populasi sapi potong masih terbilang populasi yang cukup besar di Kecamatan Bawang, maka adanya potensi limbah kotoran ternak berupa feses yang memiliki potensi besar untuk dapat dimanfaatkan. Peternak bertujuan untuk mendapatkan pendapatan dengan hanya menjual ternak dan belum dapat mengoptimalkan limbah kotoran ternaknya. Jika pemanfaatan kotoran ternak dikelola dengan efektif dan efisien akan menghasilkan pupuk organik yang bernilai ekonomis tinggi. Hal ini dapat meningkatkan pemanfaatan limbah kotoran ternak, menambah pendapatan peternak dan mengurangi pencemaraan lingkungan. Penelitian dilaksanakan pada 16 – 29 Maret 2020 dan bertempat di Kecamatan Bawang Kabupaten Banjarnegara. Penelitian bertujuan untuk mengetahui tahapan peternak dalam proses adopsi, mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman dalam proses teknologi pengolahan limbah, strategi peningkatan teknologi pengolahan limbah. Penelitian menggunakan metode survei dengan metode sampling yaitu melakukan wawancara menggunakan kuisioner. Teknik pengambilan sampel terdapat dua tahap yaitu tahap pertama penentuan sampel wilayah dilakukan dengan metode Purposive Sampling (secara sengaja). Tahap kedua yaitu teknik pengambilan sampel responden dilakukan dengan metode sensus terhadap peternak dengan 40 responden. Syarat peternak yang memiliki minimal beternak 1 tahun dan memiliki ternak minimal satu ekor yang terdapat pada Desa Winong, Kutayasa dan Majalengka. Penelitian menggunakan kuisoner dengan skala likert. Analisis menggunakan analisis SWOT dengan merumuskan strategi menggunakan analisis matriks SWOT. Hasil penelitian dimana tahapan adopsi teknologi pengolahan limbah pada peternak kecamatan Bawang yaitu mayoritas peternak berada ditahapan evaluasi artinya sudah memiliki kesadaran, minat, evaluasi dalam teknologi pengolahan limbah ternak, namun belum mengetahui dampaknya lebih lanjut. Solusi yang diberikan yaitu peternak harus menyediakan waktu dan tenaga dalam pengolahan limbah serta adanya keberanian untuk mencoba membuat pupuk organik mandiri. Strategi yang terpilih yaitu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak sehingga peternak lebih mampu dan berminat dalam melakukan pengolahan limbah kotoran ternak.
Abtrak (Bhs. Inggris)Strategy to Increase Adoption of Waste Processing Technology in Beef Cattle Farmers in Bawang District, Banjarnegara Regency. Beef cattle population was still quite a large population in the District of Bawang, so there was the potential for livestock manure waste which has great potential to be utilized. Breeders intend to earn income by only selling livestock and have not been able to optimize livestock manure waste. If the use of manure is managed effectively and efficiently, it will produce organic fertilizers with high economic value. This can increase the utilization of livestock manure, increase income and reduce environmental pollution. The study was conducted on March 16-29, 2020 and located in Bawang District, Banjarnegara Regency. The research aims to determine the stage where farmers are in the adoption process, identify strengths, weaknesses, opportunities and threats in the process of waste treatment technology, strategies for improving waste treatment technology. The study used a survey method with a sampling method that was conducting interviews using questionnaires. The sampling technique consists of two stages: the first stage of determining the area sample was done by purposive sampling method (intentionally). The second stage was the sampling technique of respondents carried out by the census method of breeders with 40 respondents. Conditions for farmers a minimum of 1 year breeders and have at least one head of cattle found in the villages of Winong, Kutayasa and Majalengka. Research using a questionnaire with a Likert scale. Analysis using SWOT analysis by formulating strategies using SWOT matrix analysis. The results of the stages of adoption of waste treatment technology in Bawang sub-district breeders, the majority of farmers were in the stage of evaluation means that they already have an awareness of interest, evaluation in livestock waste treatment technology, but do not know the impact further. The solution given was that farmers must provide time and energy in waste treatment and the courage to try to make independent organic fertilizer. The chosen strategy was
improve breeders' knowledge and skills so that breeders are more capable and interested in processing livestock manure waste.
Kata kuncilimbah sapi potong, tahapan adopsi, strategi peningkatan adopsi, pupuk organik.
Pembimbing 1Novie Andri Setianto, S.Pt., M.Sc., Ph.D.
Pembimbing 2Ir. Pambudi Yuwono,M.Sc
Pembimbing 3
Tahun2020
Jumlah Halaman9
Tgl. Entri2020-11-20 21:22:43.953215
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.