| NIM | A1F016070 |
| Namamhs | LAILA SAUSAN EL ISLAMI |
| Judul Artikel | APLIKASI BIOPRESERVATIF DARI BUBUK TANAMAN KECOMBRANG (Etlingera elatior) DENGAN METODE FOAM MAT DRYING TERHADAP PRODUK BAKSO SAPI |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penggunaan Kecombrang merupakan tanaman golongan Zingiberaceae yang telah lama dikenal dan dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai bahan pangan yang berkhasiat sebagai pengawet makanan. Kandungan senyawa yang terdapat pada kecombrang antara lain adalah alkaloid, flavonoid, glikosida, saponin, fenolik, dan triterpenoid. Penelitian ini dirancang untuk mengetahui pengaruh jenis dan konsentrasi bubuk serta kombinasi perlakuan terbaik antara jenis bagian tanaman kecombrang dan konsentrasi yang diberikan untuk menghasilkan hasil yang optimal. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK). Faktor dalam penelitian ini adalah jenis bagian tanaman kecombrang yaitu bunga dan batang dengan konsentrasi yang digunakan yaitu 1%, 2% dan 3%. Data dianalisis menggunakan uji ANOVA dan uji lanjut DMRT taraf 5%. Penentuan kombinasi perlakuan terbaik ditentukan dengan menggunakan uji indeks efektivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi perlakuan terbaik yaitu jenis pengawet bunga dengan konsentrasi 2% (A1B2) yang memiliki karakteristik dengan nilai rata- rata kadar air sebesar 57,190%, kadar abu 0,88%, formol 1,4%, pH 7,0, total bakteri 1,23 log CFU/g, total kapang dan khamir 0,60 Log CFU/g, warna abu-abu keputihan (2,7), aroma beraroma daging dan kecombrang (3,6), tekstur agak kenyal (3,5), cita rasa berasa daging dan kecombrang (3,6), dan sedikit disukai oleh panelis (3,1). |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Kecombrang is a plant of the Zingiberaceae group that has long been recognized and used by the community as a food ingredient that is nutritious as a food preservative. The compounds contained in kecombrang include alkaloids, flavonoids, glycosides, saponins, phenolics, and triterpenoids. This study was designed to determine the effect of the type and concentration of powder as well as the best treatment combination between the types of kecombrang plant parts and the concentration given to produce optimal results. This study used an experimental method with the experimental design used was a randomized block design (RBD). The factors in this study were the types of parts of the kecombrang plant, namely flowers and stems with the concentrations used were 1%, 2% and 3%. The data were analyzed using the ANOVA test and the DMRT level of 5% further test. Determination of the best treatment combination is determined using the effectiveness index test. The results showed that the best treatment combination was the type of flower preservative with a concentration of 2% (A1B2) which has characteristics with an average value of water content of 57.190%, ash content of 0.88%, formole 1.4%, pH 7.0, total bacteria 1.23 log CFU / g, total mold and yeast 0.60 Log CFU / g, whitish gray color (2.7), aroma of meat and kecombrang (3.6), slightly chewy texture (3, 5), has a taste of meat and kecombrang (3,6), and is slightly favored by the panelists (3,1). |
| Kata kunci | Kecombrang, bakso, pengawet alami. |
| Pembimbing 1 | Prof. Dr Rifda Naufalin S.P., M. Si |
| Pembimbing 2 | Dr. Rumpoko Wicaksono S. P., M. P |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2020 |
| Jumlah Halaman | 14 |
| Tgl. Entri | 2020-11-19 13:54:52.20547 |
|---|