| NIM | B1B016025 |
| Namamhs | DENI SULTAN SANTANU |
| Judul Artikel | THE ABILITY OF HALOTOLERANT BACTERIA IN PRODUCING IAA (INDOLE ACETIC ACID) ISOLATED FROM MANGROVE SEDIMENT, LOGENDING COAST KEBUMEN |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Indonesia merupakan negara agraris dengan pertanian sebagai komoditas utamanya. Diperlukan upaya untuk meningkatkan pertanian nasional seiring dengan peningkatan jumlah penduduk. Hal ini dapat diatasi dengan pemanfaatan kawasan intertidal dan pesisir. Permasalahan pemanfaatan kedua kawasan tersebut sebagian besar menyebabkan kematian tanaman karena tingkat salinitas yang tinggi sehingga mengakibatkan penurunan IAA. IAA mengelola beberapa bagian pertumbuhan dan perkembangan dengan mengendalikan proses biologis. Penerapan bakteri halotoleran penghasil IAA dapat meningkatkan produktivitas pertanian sebagai agen pupuk hayati di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menyaring bakteri halotoleran yang diisolasi dari sedimen mangrove yang mampu menghasilkan IAA, mengukur kemampuan bakteri halotoleran dalam memproduksi IAA secara kualitatif dan kuantitatif, serta mengetahui identitas bakteri halotoleran terpilih yang memiliki kemampuan menghasilkan IAA. Penelitian ini dianalisis secara deskriptif meliputi uji toleransi garam, uji kemampuan bakteri halotoleran dalam menghasilkan IAA secara kualitatif dan kuantitatif, dan karakterisasi bakteri halotoleran. Hasil penelitian menunjukkan 23 isolat bakteri halotoleran terpilih dari 43 isolat bakteri yang diisolasi dari sedimen mangrove Logending. Konsentrasi IAA tertinggi dihasilkan oleh isolat LG64 sebesar 36,047 µg/mL, diikuti oleh isolat LG25 sebesar 27,898 µg/mL dan isolat LG37 sebesar 7,427 µg/mL. Isolat LG64, LG25 dan LG37 masing-masing diidentifikasi sebagai genera Planococcus, Virgibacillus, dan Bacillus. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Indonesia is an agrarian country with agriculture as the primary commodity. Efforts are needed to improve national agriculture in line with the increasing population. This can be solved by the utilization of intertidal and coastal areas. Problems in the use of both areas are mostly leading to plant death due to high salinity levels resulting in the reduction of IAA. IAA manages a few parts of growth and development by controlling biological processes. The application of halotolerant bacteria in producing IAA can increase agricultural productivity as biofertilizer agents in Indonesia. The objectives of this research were to screen the halotolerant bacteria isolated from mangrove sediment capable of producing IAA, to measure the ability of halotolerant bacteria in producing IAA quantitatively, and to know the identity of selected halotolerant bacteria having the capability of producing IAA. The research was analyzed descriptively including salt tolerance assay, assay of the ability of halotolerant bacteria in producing IAA, assay of the production of IAA by halotolerant bacteria quantitatively, and characterization of halotolerant bacteria. The result showed that 23 halotolerant bacterial isolates were selected from 43 isolates of bacteria isolated from Logending mangrove sediments. The highest IAA concentration was produced by isolate LG64, which was 36.047 µg/mL, followed by isolate LG25 which was 27.898 µg/mL, and isolate LG37 produced 7.427 µg/mL. The isolates LG64, LG25, and LG37 were identified as the genera Planococcus, Virgibacillus, and Bacillus, respectively. |
| Kata kunci | halotolerant bacteria, IAA, mangrove sediment |
| Pembimbing 1 | Dr. Oedjijono, M.Sc. |
| Pembimbing 2 | Dr. Hendro Pramono, MS. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2020 |
| Jumlah Halaman | 1 |
| Tgl. Entri | 2020-11-16 14:12:47.742076 |
|---|