| NIM | D1A015198 |
| Namamhs | ICHSAN VANDIATSIWI SURYANA |
| Judul Artikel | SUBSTITUSI KONSENTRAT DENGAN TEPUNG KEONG (Pila ampullacea) DALAM PAKAN AYAM NIAGA PETELUR TERHADAP INDEKS DAN BOBOT TELUR |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh substitusi tepung keong sawah terhadap indeks telur dan bobot. Penelitian telah dilaksanakan secara in vivo Penelitian dilaksakanakan di Kandang ayam desa Pengadegan, kecamatan Pengadegan, Purbalingga. Ayam yang digunakan untuk penelitian adalah ayam niaga petelur betina dengan umur 20 minggu dan berjumlah 80 ekor. Pakan yang diberikan adalah subtitusi konsentrat dengan tepung keong sawah yang di tambahkan ke dalam ransum basal. Kandang yang digunakan adalah kandang baterai bertingkat dengan bahan bambu dan kayu yang berjumlah 3 tingkat dengan masing-masing tingkat terdiri dari 4 petak. Ukuran panjang x lebar x tinggi satu petak kandang adalah 70 cm x 45 cm x 40 cm. Peralatan yang digunakan untuk penelitian ini yaitu kandang batrai, timbangan pakan 2 kg dengan kepekaan 1 g, timbangan kapasitas dengan kepekaan 0,1 g: alat semprot, baki plastik, ember pakan, alat kebersihan. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental In vivo menggunakan rancangan acak lengkap (RAL). Terdapat empat perlakuan yang diuji, R0 = Konsentrat 35% + Jagung 50% + Dedak 15%; R1 = Konsentrat 30% + Jagung 50% + Dedak 15% + 5% Tepung keong; R2 = Konsentrat 20% + Jagung 50% + Dedak 15% + 15% Tepung keong dan R3 = Konsentrat 15% + Jagung 50% + Dedak 15% + 20% Tepung keong Uji lanjut yang digunakan adalah BNJ. Variabel yang diukur pada penelitian ini yaitu Bobot telur dan Indeks Telur. Data dianalisis menggunakan analisis variansi. Rataan bobot telur per perlakuan bertutut-turut adalah R0 =66.120 gram, R1 = 59.248 gram, R2= 63.564 gram dan R3 = 62.690 gram. Rata – rata indeks telur setiap perlakuan berturut-turut R0= 78.51± 1.57; R1=78.07± 2.00; R2= 78.84± 2.43; dan R3= 78.70± 1.39. Kesimpulan penelitian ini subtitusi tepung Keong sawah (Pila ampulacea) tidak tidak berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap bobot telur dan indeks telur |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This study conducted to know the effect of snail meal on index and weight of egg. This study conducted in vivo in Chicken house Pangadegan village, Pengadegan district, Purbalingga. The chicken were 80 comercial layer chicken 20 weeks of age. The feed was concentarate subtituted snail meal into basal feed. The cage was chcken battery cage made from bamboo and wood in three levels. Each level consists of 4 blocks. The size was 70 cm x 45 cm x 40 cm. The material used were chicken battery cage, scale with accuration 1 g and 0,1 g, dippinng, palstik tray, bucket, and sanitation tools. The study was using a completely randomized design. There were 4 treatments, namely, R0 = concentrate 35% + corn 50% + rice bran 15%; R1 = concentrate 30% + corn 50% + rice bran 15% + 5% snail meal; R2 = concetrate 20% + corn 50% + rice bran 15% + 15% snail meal and R3 = concentrate 15% + corn 50% + rice bran 15% + 20% snail meal. The significant data were anlyzed using tukey HSD. The variable were weight and index of egg. The data analyzed using analysis of variance. The result showed that the means of egg weight were R0 = 66.120 gram, R1 = 59.248 gram, R2= 63.564 gram and R3 = 62.690 gram. The means of egg index were R0= 78.51± 1.57; R1=78.07± 2.00; R2= 78.84± 2.43; and R3= 78.70± 1.39. it can be concluded that snail meal subtitution had no significant effect (P<0,05) on wgg weight and egg index. |
| Kata kunci | Ayam Niaga, Keong Sawah, Pila ampuleae, Indeks telur, Bobot Telur |
| Pembimbing 1 | Prof.Dr.Ir.Ning Iriyanti, MP |
| Pembimbing 2 | Dr.Ir.Bambang Hartoyo, MP |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2020 |
| Jumlah Halaman | 7 |
| Tgl. Entri | 2020-11-16 09:34:09.338527 |
|---|