| NIM | A1F016012 |
| Namamhs | AGUNG TRISKA FEBRYANI |
| Judul Artikel | Formulasi Bubuk Pengawet Bunga Kecombrang Menggunakan Metode Foam Mat Drying |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Produk pangan merupakan salah satu produk yang mudah mengalami kerusakan, baik dalam pengolahannya ataupun selama penyimpanan produk. Oleh karena itu untuk mencegah kerusakan dibuat bubuk pengawet dari bahan alami. Salah satunya diperoleh dari bunga tanaman kecombrang (Etlingera elatior). Bunga tanaman kecombrang mengandung komponen bioaktif yaitu, alkaloid, polifenol, flavonoid dan minyak atsiri. Penelitian ini menggunakan pengeringan yang cukup efektif, yaitu teknik pengeringan busa (foam-mat drying). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu dan konsentrasi maltodekstrin terhadap aktivitas antibakteri bubuk pengawet bunga kecombrang. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Faktor yang diteliti meliputi konsentrasi maltodekstrin dan suhu pengeringan. Suhu pengeringan terdiri atas tiga taraf yaitu 50oC, 60oC, dan 70oC, serta konsentrasi maltodekstrin terdiri atas tiga taraf yaitu 5%, 10%, dan 15%. Hasil penelitian menunjukkan formulasi bubuk pengawet dengan perlakuan terbaik, yaitu pada perlakuan suhu pengeringan 50oC dan konsentrasi maltodekstrin 5% dengan nilai aktivitas antibakteri terhadap Eschericia coli yang menghasilkan diameter zona bening 8,58 mm dan terhadap Staphylococcus aureus dengan diameter zona bening 11 mm. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Food product is one of the products that is easily damaged, both in processing and during storage. Therefore it is necessary to make preservative powders from natural ingredients. One of them is obtained from the flowers of the kecombrang plant (Etlingera elatior). Kecombrang flowers contain bioactive components, namely, alkaloids, polyphenols, and flavonoids which are effective as natural preservatives. This research uses foam-mat drying methodes which result of the final product in powder. This study aims to determine the temperature and concentration maltodextrin on antibacterial activity on biopreservatives powder of kecombrang flowers. This study used a randomized block design (RBD). The factors studied included drying temperature and maltodextrin concentration. The drying temperature consisted of three levels, namely, 50oC, 60oC, and 70oC and the maltodextrin concentration consisted of three levels, namely 5%, 10% and 15%. The best results of the quantitative treatment, namely the treatment of 50oC drying temperature and 5% maltodextrin concentration with an antibacterial activity value Eschericia coli with inhibition zone 8,58 mm and Staphylococcus aureus with inhibition zone 11 mm. |
| Kata kunci | bunga kecombrang, powder, maltodekstrin, antibakteri dan foam mat drying |
| Pembimbing 1 | Prof. Dr. Rifda Naufalin, S.P., M.Si |
| Pembimbing 2 | Dr. Rumpoko Wicaksono, S.P., M.P |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2020 |
| Jumlah Halaman | 9 |
| Tgl. Entri | 2020-11-15 22:33:30.596259 |
|---|