Artikel Ilmiah : F1D016052 a.n. MAHARDIN RACHMITA GAYATRI

Kembali Update Delete

NIMF1D016052
NamamhsMAHARDIN RACHMITA GAYATRI
Judul ArtikelPELEMBAGAAN PARTAI POLITIK MELALUI KEBIJAKAN PAKTA INTEGRITAS “ IKRAR JANJI SETIA KADER PKS BANYUMAS 2018 ”
Abstrak (Bhs. Indonesia)Tujuan penelitian ini adalah mengetahui dan mendeskripsikan pelembagaan partai melalui kebijakan pakta integritas kader PKS dan mendeskripsikan faktor penghambat dan pendorong pelembagaan Partai Politik Keadilan Sejahtera di Kabupaten Banyumas. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sasaran penelitian yang diteliti dalam penelitian ini adalah, Pimpinan/Pengurus DPD PKS dan Partai Gelora Kabupaten Banyumas. Teknik pemilihan informan dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik Purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis interaktif. Hasil penelitian adalah: Pertama, Pakta integritas yang dikeluarkan oleh PKS menjadikan polemik dengan berakhir pada mundurnya sebagian kader PKS di Kabupaten Banyumas diantaranya bergabung dengan Partai Gelora, sedangkan kubu yang setuju dengan pakta integritas, masih bertahan di PKS sampai saat ini. Kedua, faktor pendorong pelembagaan PKS berasa dari tingkat pengkaderan yang berlanjut. Di sisi lain, eksklusivitas pimpinan yang akhir-akhir ini lebih kental, terlebih dengan keluarnya kebijakan pakta integritas menjadi salah satu faktor penghambat pelembagaan di tubuh PKS. Mundurnya pengurus PKS tentu saja menjadi cerminan bahwa PKS belum mampu melakukan proses pelembagaan secara internal.

Kata Kunci: Partai Politik,Pelembagaan, Pakta Integritas, PKS Banyumas, Partai Gelora
Abtrak (Bhs. Inggris)The purpose of this research is to know and describe institutionalization of parties through the integrity pact policy of PKS cadres and to describe the factors inhibiting and driving the institutionalization of Prosperous Justice Political Parties in Banyumas Regency. The research method used in this research is qualitative with a case study approach. The research targets to be examined in this study are the leaders of the DPD PKS Banyumas Regency, PKS cadres, and PKS cadres who join the Gelora Party. The technique of selecting informants in this study was using purposive sampling technique. The data analysis technique used is interactive analysis. The results showed: First that the integrity pact was one of the institutional processes chosen by the DPP PKS in order to strengthen cadre loyalty. The integrity pact issued by PKS caused a polemic by ending with the resignation of some PKS cadres in Banyumas Regency, including joining the Gelora Party, while the camp that agreed with the integrity pact still remains in PKS to this day. Second, show that the driving factor for PKS institutionalization comes from the continuing cadre level. On the other hand, the exclusivity of the leadership has recently become thicker, especially with the issuance of policies The integrity pact is one of the inhibiting factors for institutionalization in the PKS body. The resignation of the PKS management is of course a reflection that PKS has not been able to carry out the institutionalization process internally.

Keywords: Party Politic, Institutionalization, Integrity Pact, PKS Banyumas,
Kata kunciKata Kunci: Partai Politik,Pelembagaan, Pakta Integritas, PKS Banyumas, Partai Gelora
Pembimbing 1Drs. M. Soebiantoro, M.Si
Pembimbing 2Andi Ali Said Akbar, S.IP, M.A
Pembimbing 3Oktifiani Catur Pratiwi, S.IP, M.A
Tahun2020
Jumlah Halaman15
Tgl. Entri2020-11-15 22:20:48.016091
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.