| NIM | A1D016194 |
| Namamhs | HARTINAH MULYAWATI |
| Judul Artikel | Kajian Korelasi Unsur Hara Kalium (K) dan Serapannya oleh Tanaman Padi Sawah di Kecamatan Rawalo, Kabupaten Banyumas. |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui distribusi unsur hara Kalium di lahan sawah Kecamatan Rawalo, Kabupaten Banyumas, 2) Hubungan antara Kalium (K) tersedia tanah, K jaringan tanaman dan hasil tanaman padi sawah di Kecamatan Rawalo, Kabupaten Banyumas, dan 3) Menentukan takaran pupuk K yang optimal di lahan sawah Kecamatan Rawalo, Kabupaten Banyumas. Penelitian dilaksanakan di lahan sawah Kecamatan Rawalo, Kabupaten Banyumas pada musim tanmaan padi pada bulan Desember 2019 sampai Mei 2020. Penelitian ini dilakukan dengan metode survei tinjau mendalamn dengan skala peta 1:50.000, satu titik sampel mewakili 50-150 hektar. Peta Satuan Lahan Homogen (SLH) dibuat dengan menumpang tindihkan peta (overlay) peta administrasi, peta jenis tanah, peta kelerengan dan peta penggunaan lahan di Kecamatan Rawalo. Penentuan titik sampel didasarkan atas SLH dengan memperhatikan penyebaran secara proposional, mengikuti metode purposive dengan toposekuen dimodifikasi. Variabel yang diamati meliputi pH H2O, pH KCl, daya hantar listrik (DHL), potensial redoks, K-tersedia tanah, K-jaringan tanaman dan hasil tanaman padi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebaran unsur hara K di Kecamatan Rawalo Kabupaten Banyumas memiliki rerata status sangat tinggi pada SLH 1 dan status tinggi pada SLH 2. Hubungan antara K-tersedia tanah kedalaman 0 sampai 25 cm dengan hasil tanaman padi pada SLH 1 memiliki nilai r sebesar 0,98* dan hubungan antara K-tersedia tanah kedalaman 25 sampai 50 cm dengan hasil tanaman padi pada SLH 1 memiliki nilai r sebesar 0,36, sedangkan hubungan anatara K-jaringan dengan hasil tanaman pada SLH 1 memiliki nilai r sebesar 0,67. Hubungan anatar K-tersedia tanah kedalaman 0 sampai 25 dengan hasil tanaman padi pada SLH 2 memiliki nilai r sebesar -0,35 dan hubungan antara K-tersedia tanah kedalaman 25 sampai 50 cm dengan hasil tanaman padi pada SLH 1 memiliki nilai r sebesar -0,64, sedangkan hubungan anatara Kjaringan tanaman dengan hasil tanaman pada SLH 2 memiliki nilai r sebesar -0,24. Rekomendasi pemupukan K di lokasi penelitian diperuntukkan untuk SLH 1 (berpengaruh nyata dengan hasil tanaman) yaitu berkisar antara 81,51 sampai 140,79 kg KCL/ha. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This study was conducted: 1) to perceive the distribution of potassium nutrients in rice fields in Rawalo District, Banyumas Regency, 2) to obtain the relationship between soil available-Potassium (K), plant available-K in rice plants and rice yields in Rawalo District, Banyumas Regency, 3) to determine the optimal K fertilizer dosage in the rice fields of Rawalo District, Banyumas Regency. The research was conducted in Rawalo District, Banyumas Regency during the rice planting season from Desember 2019 to May 2020. Semi-detailed soil survey with a mapping at 1: 50,000 scale was used as the design of this research, sample point representing 50-150 hectares. The SLH map was made by overlay mapping the administrative map, soil type map, slope map and land use map in Rawalo District. Determination of sample points was carried out purposively, based on the SLH map, by observing the proportional distribution and following a modified toposequent method. The variables observed included pH (potential hydrogen) H2O (water), pH of KCl (potassium chloride), DHL (electrical conductivity) soil, redox potential, soil available-K, plant available-K, and rice yield. The results showed that the distribution of K nutrients in Rawalo District, Banyumas Regency had a very high average status at soil depth 0 – 25 cm and high average status at soil depth 25 – 50 cm . The correlation between soil available-K at soil depth 0 – 25 cm and the rice corp yields at SLH 1 had a value of r = 0,98* and the correlation between soil available-K at soil depth 25 – 50 cm and the rice corp yields at SLH 1 had a value of r = 0,39, meanwhile the correlation between plant available-K and the rice corp yields at SLH 1 had a value of r = 0,67. The correlation between soil available-K at soil depth 0 – 25 cm and the rice corp yields at SLH 2 had a value of r = -0,35 and the correlation between soil available-K at soil depth 25 – 50 cm and the rice corp yields at SLH 2 had a value of r = -0,64, meanwhile the correlation between plant available-K and the rice corp yields at SLH 2 had a value of r = -0,24.Fertilization recommendations for research area and its environs ranged from 81,51 to 140,79 kg KCl / ha. |
| Kata kunci | Kalium, Padi, Survei, Pemupukan. |
| Pembimbing 1 | Ir. Begananda, M.S. |
| Pembimbing 2 | Dr. Ir. Muhammad Rif'an, M.P. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2020 |
| Jumlah Halaman | 16 |
| Tgl. Entri | 2020-11-15 17:24:54.571123 |
|---|