Artikel Ilmiah : D1A016086 a.n. NIDA AMANIYYA ALI

Kembali Update Delete

NIMD1A016086
NamamhsNIDA AMANIYYA ALI
Judul ArtikelANALISIS POTENSI PENGEMBANGAN TERNAK SAPI POTONG
DI KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini dilakukan dengan tujuan: 1. Mengetahui populasi ternak sapi potong dan ternak ruminansia per Kecamatan di Kabupaten Banyumas. 2. Mengetahui trend populasi ternak sapi potong dari tahun 2014 sampai tahun 2019 di Kabupaten Banyumas. 3. Menganalisis potensi pengembangan ternak sapi potong di Kabupaten Banyumas dilihat dari indeks LQ. 4. Mengetahui potensi pengembangan ternak sapi potong di Kabupaten Banyumas dilihat dari potensi klimatologi. Penelitian ini menggunakan data sekunder sebagai data utama, data sekunder diambil dari situs resmi milik pemerintah dari tahun 2014 sampai tahun 2019. Analisis data yang digunakan adalah analisis trend populasi, dan analisis LQ yang kemudian dijabarkan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa populasi ternak sapi potong setiap tahunnya mengalami peningkatan yang sangat sedikit. Wilayah basis pengembangan ternak sapi potong berdasarkan indeks LQ > 1 yaitu: Kembaran, Sokaraja, Kalibagor, Sumbang, Kedung banteng, Baturraden, Jatilawang, dan Cilongok. Suhu lingkungan dan curah hujan yang dimiliki Kabupaten Banyumas termasuk ideal untuk pengembangan ternak sapi potong.
Abtrak (Bhs. Inggris)The purpose of the study were 1. To know the population of beef cattle and ruminant of each sub-district in Banyumas Regency; 2. To know the trend of beef cattle population from 2014 to 2019 in Banyumas Regency; 3. To analyze the development potential of beef cattle in Banyumas Regency based on the LQ index; 4. To know the potential development of beef cattle in Banyumas Regency based on the potential of climatology. The study used secondary data as primary data, secondary data were obatined from official government websites from 2014 to 2019. The data analysis were population trend analysis, and LQ analysis which were then described descriptively. The results showed that the cattle population of cattle experienced a very small increase. The base areas of cattle development based on LQ > 1 index were Kembaran, Sokaraja, Kalibagor, Sumbang, Kedung banteng, Baturraden, Jatilawang, and Cilongok. The environmental temperature and rainfall of Banyumas Regency were ideal for the development of beef cattle.
Kata kunciSapi potong, populasi, pengembangan, indeks LQ, kondisi klimatologi.
Pembimbing 1Ir. Nunung Noor Hidayat, M.P
Pembimbing 2Ir. Pambudi Yuwono, M. Sc
Pembimbing 3
Tahun2020
Jumlah Halaman6
Tgl. Entri2020-11-14 14:39:32.440488
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.