| NIM | B1A016128 |
| Namamhs | LIONYTA SUSANTO |
| Judul Artikel | JENIS PENYAKIT YANG DISEBABKAN OLEH JAMUR PADA TANAMAN BAWANG DAUN (Allium fistulosum L.) DI DESA SERANG, KECAMATAN KARANGREJA, KABUPATEN PURBALINGGA |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Bawang daun (Allium fistulosum L.) adalah salah satu jenis tanaman hortikultura yang dapat dimanfaatkan sebagai bumbu penyedap masakan dan terapi pengobatan herbal. Tanaman ini memiliki kandungan gizi yang cukup lengkap dan harganya relatif murah, serta memiliki produktivitas sangat tinggi, sehingga sangat diminati masyarakat. Bawang daun berpotensi untuk dikembangkan secara intensif dan komersial. Salah satu kendala petani di Desa Serang dalam usaha meningkatkan produksi bawang daun yaitu adanya penyakit yang disebabkan oleh jamur, sehingga pengendalian perlu dilakukan dalam rangka untuk meningkatkan produktivitas tanaman bawang daun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis penyakit dan jamur penyebab penyakit, jenis penyakit oleh jamur yang paling banyak muncul, dan persentase penyakit yang disebabkan oleh jamur pada tanaman bawang daun di Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga. Hasil penelitian menunjukkan dua jenis penyakit pada tanaman bawang daun, yaitu penyakit bercak ungu dan antraknosa. Penyakit bercak ungu disebabkan oleh jamur Alternaria sp. dan penyakit antraknosa disebabkan oleh jamur Colletotrichum sp. Jenis penyakit yang paling banyak ditemukan pada tanaman bawang daun yaitu penyakit bercak ungu dengan frekuensi kemunculan sebanyak 197 kali dan persentase penyakitnya sebesar 50,5%. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Welsh onion (Allium fistulosum L.) is a type of horticultural plant that can be used as a seasoning for cooking and herbal medicinal therapy. This plant has a fairly complete nutritional content and the price is relatively cheap, and has very high productivity, so it is very attractive to the public. Welsh onion has the potential to be developed intensively and commercially. One of the obstacles for farmers in Serang Village in an effort to increase welsh production is the presence of a disease caused by a fungus, so control needs to be done in order to increase the productivity of welsh plants. This study aims to determine the types of diseases and fungi that cause disease, the types of diseases caused by fungi that occur most frequently, and the percentage of diseases caused by fungi in welsh plants in Serang Village, Karangreja District, Purbalingga Regency. The results showed two types of diseases in welsh plants, namely purple spot and anthracnose. Purple spot disease is caused by the fungus Alternaria sp. and anthracnose caused by the fungus Colletotrichum sp. The most common type of disease found in welsh plants is purple spot disease with an appearance frequency of 197 times and a disease percentage of 50.5%. |
| Kata kunci | Bawang daun (Allium fistulosum L.); jamur; penyakit tanaman. |
| Pembimbing 1 | Drs. Eddy Tri Sucianto, M.P. |
| Pembimbing 2 | Dra. Endang Sri Purwati, M.P |
| Pembimbing 3 | - |
| Tahun | 2016 |
| Jumlah Halaman | 16 |
| Tgl. Entri | 2020-11-14 13:20:31.09381 |
|---|