Artikel Ilmiah : C1A014075 a.n. DIMAS PRAKOSO

Kembali Update Delete

NIMC1A014075
NamamhsDIMAS PRAKOSO
Judul ArtikelANALISIS PENGARUH PENGANGGURAN, PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO, PENDIDIKAN DAN KESEHATAN TERHADAP KEMISKINAN DI PROVINSI JAWA TIMUR
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik dengan cross section 38 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur dan time series selama 6 tahun. Analisis data yang digunakan yaitu analisis regresi data panel dengan model random effect. Data diolah menggunakan Eviews 10.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) pengangguran, PDRB perkapita, pendidikan dan kesehatan secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan di Provinsi Jawa Timur tahun 2013-2018, 2) pengangguran secara signifikan berpengaruh positif terhadap kemiskinan di Provinsi Jawa Timur, 3) PDRB perkapita tidak berpengaruh terhadap kemiskinan di Provinsi Jawa Timur, 4) pendidikan berpengaruh negatif signifikan terhadap kemiskinan di Provinsi Jawa Timur, 5) kesehatan secara signifikan berpengaruh negatif terhadap kemiskinan di Jawa Timur.
Implikasi dari kesimpulan diatas yaitu, pemerintah bisa melanjutkan program-program pengentasan kemiskinan yang pernah digunakan seperti BLT, tetapi pelaksanaannya harus disertai dengan data riil yang ada di masyarakat, sehingga bantuan tersebut bisa tepat sasaran. Pembangunan infrastruktur yang disesuaikan dengan kebutuhan daerah masing-masing, sehingga pembangunan tersebut bisa memaksimalkan potensi dari tiap daerah, sehingga tiap daerah memiliki spesialisasi masing-masing dan akhirnya persebaran pendapatan ditiap daerah bisa merata. Peningkatan kualitas pendidikan dapat dicapai dengan beberapa cara contohnya seperti peningkatan standar kurikulum pendidikan yang mendorong minat baca dan belajar para murid. Selain itu, untuk meningkatkan kualitas pendidikan, kualitas tenaga pengajar juga harus ditingkatkan. Peningkatan kualitas kesehatan dapat dilakukan dengan cara-cara seperti meningkatkan alat-alat serta obat-obat kesehatan ke tingkat yang lebih maju, pembekalan ilmu-ilmu kedokteran yang lebih mumpuni kepada para dokter, dan pemberian pengobatan gratis pada masyarakat miskin. Setelah pendidikan dan kesehatan terpenuhi, maka produktivitas masyarakat akan meningkat, yang selanjutnya akan menyebabkan pendapatan mereka meningkat pula.
Abtrak (Bhs. Inggris)This was a quantitative descriptive study. The data in the study were secondary data, obtained from Badan Pusat Statistik of East Java Province collected cross-sectionally from 38 regencies/cities in East Java with a time series for 6 years. The data then analyzed with panel data analysis using the fixed effect model. The data were processed by means of Eviews 10.
The result of the study showed that: 1) unemployment, gross domestic regional product, education, and health simultaneously had a significant effect on poverty in East Java Province in 2013-2018, 2) unemployment had a significant and positive impact on poverty in East Java Province, 3) gross domestic regional product did not have any impact on the poverty in East Java Province 4) education had a significant and negative impact on the poverty in East Java Province, 5) health had a significant effect on the poverty in East Java Province.
As implication of conclusion above, government can continue using the old policies like BLT, but for its to be effective, it must be accompanied by real data that collected from the people. Government have to developed infrastructure that can helped every regencies maximizing their resources. Education can be improved by transforming curriculum standard which boosted the interest in reading to student. Other than that, teacher quality and qualification must be improved as well. Health quality can be improved by upgrading medical devices, treatments, and medicines, improving medical knowledge for the doctor and giving the free treatments for the poor. After the needs of education and health are fulfilled, then productivity in people will increase, and this will made their wages increased. The increases in wages will boosted the consumption and demand rate, with this the economy will expanded and there will be increases in need of employment, thus leading to decreased in poverty.
Kata kunciPengangguran, PDRB, Pendidikan, Kesehatan, Kemiskinan
Pembimbing 1Drs. Hary Pudjianto, M.M.
Pembimbing 2Drs. Oke Setiarso, M.Si.
Pembimbing 3Istiqomah, S.E., M.Sc., Ph.D.
Tahun2020
Jumlah Halaman92
Tgl. Entri2020-11-14 05:31:24.609448
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.