Artikel Ilmiah : F1D016036 a.n. SYAFIRA NOOR AZIZAH
| NIM | F1D016036 |
|---|---|
| Namamhs | SYAFIRA NOOR AZIZAH |
| Judul Artikel | STRATEGI POLITIK PARTAI SOLIDARITAS INDONESIA DALAM MENARIK SUARA GENERASI MILENIAL DI JAKARTA PADA PEMILIHAN UMUM LEGISLATIF TAHUN 2019 |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Artikel hasil penelitian ini bertujuan untuk memahami dan mendeskripsikan strategi politik Partai Solidaritas Indonesia dalam menarik suara generasi milenial di Jakarta pada Pemilu Legislatif tahun 2019, memahami dan menjelaskan faktor-faktor kontekstual apa saja yang mendorong dan menghambat strategi politik Partai Solidaritas Indonesia dalam menarik suara generasi milenial di Jakarta pada Pemilu Legislatif tahun 2019. Dalam penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivisme dan perspektif strukturalisme. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Dan lokasi penelitian ini berada di wilayah DKI Jakarta, terkhususnya di wilayah dapil 10 Jakarta Barat. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melaksanakan berbagai strategi politik yang berhasil menghantarkannya memperoleh delapan kursi di DPRD DKI Jakarta dan menempati peringkat empat besar dalam perolehan suara pada Pemilihan Umum Legislatif DPRD Provinsi DKI Jakarta tahun 2019. Terkhusus pada strategi politik yang dilakukan PSI di wilayah dapil 10 Jakarta Barat yang berhasil menghantarkan calegnya yaitu Eneng Malianasari, S.Sos menduduki kursi legislatif tingkat provinsi tersebut. Terdapat lima strategi politik yang dilaksanakan PSI untuk memperoleh dukungan dari generasi milenial di Jakarta, khususnya wilayah dapil 10 Jakarta Barat diantaranya yaitu: 1) memanfaatkan peran komunitas; 2) pembagian kartu konstituen; 3) pemanfaatan media sosial dan internet; 4) promosi melalui influencers dan iklan di TV nasional; dan 5) program magang yang diselenggarakan Dewan Pimpinan Wilayah PSI DKI Jakarta. Pelaksanaan strategi politik yang dilakukan PSI tersebut berangkat dari perencanaan strategi politik yang matang. Dan dalam pelaksanaan strategi politik tersebut terdapat beberapa faktor-faktor kontekstual yang mendorong dan menghambat PSI, faktor pendorong yang dialami PSI dianataranya adalah: 1) pelaksanaan Pileg dan Pilpres yang dilakukan bersamaan; 2) perkembangan teknologi digital dan internet; 3) keberadaan etnis Tionghoa yang cukup besar di Jakarta Barat; dan 4) bantuan donasi di masa-masa kampanye. Sedangkan faktor penghambat yang dialami PSI berasal dari internal dan eksternal partai itu sendiri. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, strategi politik yang dilakukan PSI terbilang efektif dilakukan hingga memperoleh dukungan yang signifikan dari masyarakat khususnya generasi milenial serta, partai ini juga mampu menghadapi dan mengatasi segala faktor kontekstual |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This research-based paper aims at understand and describe the political strategy of Indonesian Solidarity Party to get votes from the millennial generation in Jakarta in the 2019 Legislative Election; 2) understand and explain the contextual factors, driving and obstacle factors the political strategy of Indonesian Solidarity Party to get votes from the millennial generation in Jakarta in the 2019 Legislative Election. This research used a constructivist paradigm and a structuralism perspective. The research method used in this study is a qualitative method. The location of this research in DKI Jakarta, specifically in the area of electoral area 10 West Jakarta. The results showed that the Indonesian Solidarity Party (PSI) implement various political strategies that successfully to get eight seats in the DPRD DKI Jakarta and ranks in the top four who got votes at the General Election of Jakarta Legislative Council in 2019. Especially political by PSI in the electoral district West Jakarta which succeeded in delivering its legislative candidate, Eneng Malianasari, S. Sos, occupy the legislative seat at the provincial level. There are five political strategies implemented by PSI to get votes from the millennial generation in Jakarta, especially the electoral district 10 West Jakarta such as: 1) use the role of the community; 2) distribution of constituent cards; 3) use social media and the internet; 4) promotion through influencers and advertisements on national TV; and 5) internship program organized by PSI Regional Leadership Council of Jakarta. The implementation of the political strategy by PSI starts from political strategic good planning . In implementing these political strategies, there are several contextual factors that driving and obstacle PSI. The driving factors experienced by PSI are: 1) the day of legislative and presidential elections held in the same day; 2) the development of digital technology and the internet; 3) the existence of ethnic Chinese in West Jakarta is quite a lot; and 4) donation assistance during the campaign. Meanwhile, the obstacle factor experienced by PSI came from internal and external PSI itself. Based on the results of this study, the political strategy carried out by PSI was quite effective in obtaining significant support from the community, especially the millennial generation and, this party was also able to face and overcome all contextual factors that pushed or hindered its political strategy. |
| Kata kunci | Strategi Politik, Partai Solidaritas Indonesia, Pemilu Legislatif, dan Generasi Milenial. |
| Pembimbing 1 | Andi Ali Said Akbar |
| Pembimbing 2 | oktafiani Catur Pratiwi |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2020 |
| Jumlah Halaman | 27 |
| Tgl. Entri | 2020-11-13 10:20:47.910803 |