| NIM | D1A016133 |
| Namamhs | UMI SARIFAH |
| Judul Artikel | Pengaruh Pengelapan dan Penyimpanan Telur Tetas terhadap Karakteristik Reproduksi Hasil Persilangan Itik tegal dan Magelang |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui pengaruh pengelapan (tanpa menggunakan air, menggunakan air hangat 37oC dan menggunakan air hangat 37oC + larutan ekstrak daun sirih) dan penyimpanan umur telur tetas dari telur hasil persilangan itik Tegal dan Magelang serta interaksi kedua faktor tersebut terhadap karakteristik reproduksi. Penelitian dilaksanakan di Dusun I Banjarsari Kulon, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah telur tetas hasil persilangan itik Tegal dan Magelang. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial 3X2 dengan 5 kali ulangan. Penelitian ini terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama adalah pengelapan telur tetas tanpa menggunakan air, menggunakan air hangat 37oC dan menggunakan air hangat 37oC+ larutan ekstrak daun sirih. Faktor yang kedua yaitu lama penyimpanan telur 3 hari dan 6 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata fertilitas telur itik hasil persilangan itik Tegal dan Magelang berkisar antara 58,00 ± 8,49% sampai 76,00 ± 11,31%. Rata-rata daya tetas telur itik hasil persilangan itik Tegal dan Magelang berkisar antara 70,00 ± 14,14% sampai 82,00 ± 1,41%, sedangakan rata-rata kematian embrio telur itik hasil persilangan itik Tegal dan Magelang berkisar antara 18,00 ± 1,41% sampai 30,00 ± 14,14%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pengelapan dan penyimpanan telur tetas menghasilkan fertilitas, daya tetas dan kematian embrio yang sama. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The research objective was to determine the effect of wiping (without using water, using 37oC warm water and 37oC warm water + betel leaf extract solution) and storing the age of hatching eggs from crossing eggs of Tegal and Magelang ducks and the interaction of these two factors on reproductive characteristics. The research was conducted at Dusun I Banjarsari Kulon, Sumbang District, Banyumas Regency, Central Java. The material used in this research is the hatching eggs of the Tegal and Magelang ducks. The experimental design used was a completely randomized design (CRD) with a 3X2 factorial design with 5 replications. This research consists of 2 factors. The first factor is the evasion of the hatching eggs without using water, using warm water at 37oC and warm water at 37oC + betel leaf extract solution. The second factor is the storage time of eggs for 3 days and 6 days. The results showed that the average fertility of duck eggs from crossing Tegal and Magelang ducks ranged from 58.00 ± 8.49% to 76.00 ± 11.31%. The average hatchability of duck eggs from crossing Tegal and Magelang ducks ranged from 70.00 ± 14.14% to 82.00 ± 1.41%, while the average mortality rate of duck eggs from crossing Tegal and Magelang ducks ranged from 18 , 00 ± 1.41% to 30.00 ± 14.14%. The conclusion of this research showed that the evasion and storage of hatching eggs resulted in the same fertility, hatchability and embryo mortality. |
| Kata kunci | persilangan, fertilitas, daya tetas, kematian embrio |
| Pembimbing 1 | Setya Agus Santosa., S.Pt., M.P. |
| Pembimbing 2 | Dr. sc. agr. Ir. R. Singgih Sugeng Santoso, M.P. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2020 |
| Jumlah Halaman | 12 |
| Tgl. Entri | 2020-11-13 10:02:00.192207 |
|---|