Artikel Ilmiah : L1B016064 a.n. WINDA BELINA SANTOSO

Kembali Update Delete

NIML1B016064
NamamhsWINDA BELINA SANTOSO
Judul ArtikelEFEKTIFITAS PENAMBAHAN ZEOLIT DALAM TRANSPORTASI TERTUTUP TERHADAP SINTASAN BENIH IKAN NILEM (Osteochilus hasselti)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Ikan nilem merupakan komoditas yang banyak digemari masyarakat. Produksi dan penyediaan benih merupakan salah satu kegiatan untuk memenuhi permintaan pasar. Ketersediaan benih sangat bergantung pada proses distribusi benih. Distribusi ikan umumnya dilakukan dengan cara transportasi tertutup. Permasalahan dalam transportasi tertutup adalah perubahan kualitas air yang dihasilkan dari metabolisme ikan selama transportasi. Upaya yang dilakukan untuk memperbaiki kualitas air yaitu dengan penambahan zeolit dalam transportasi tertutup, yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan zeolit dalam air dan dosis yang efektif terhadap sintasan benih ikan nilem selama transportasi tertutup. Benih yang digunakan dengan ukuran berat sekitar 0,7-0,9 g/ekor dan panjang berkisar antara 3-5 cm. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan penambahan zeolit (dosis 0,10,20 dan 30 g/L) dan 4 kali ulangan. Hasil penelitian, menunjukan adanya kenaikan sintasan benih ikan nilem seiring dengan bertambahnya dosis zeolit. Dosis zeolit yang menghasilkan sintasan tertinggi setelah transportasi selama 5 jam adalah 30 g/L sebesar 99,86 ± 0,28%, dan sintasan terendah adalah 0 g/L atau tanpa penambahan zeolit sebesar 98,75 ± 0,28%. Dosis zeolit antara 10-30g/L dapat menurunkan amonia sebesar 0,25 mg/L pada kepadatan 60 ekor/L.
Abtrak (Bhs. Inggris)Nilem fish is a commodity that is popular with the community. Production and provision of seeds is one of the activities to meet market demand. The availability of seeds is very dependent on the seed distribution process. Fish distribution is generally carried out by closed transportation. The problem in closed transportation is the change in water quality resulting from fish metabolism during transportation. Efforts made to improve water quality are the addition of zeolites in closed transportation, which aims to determine the effect of zeolite addition in water and an effective dose on the survival rate of patchouli seeds during closed transportation. The seeds are used with a weight of about 0.7-0.9 g/fish and a length of 3-5 cm/fish. This study used a completely randomized design with 4 additional zeolite treatments (doses of 0.10,20 and 30 g/L) and 4 replications. The results showed that there was an increase in the viability of nilem fish seeds along with the increasing dose of zeolite. The zeolite dose that produced the highest survival after 5 hours of transportation was 30 g / L at 99.86 ± 0.28%, and the lowest survival rate was 0 g/L or without the addition of zeolite at 98.75 ± 0.28% . Zeolite doses between 10-30 g/L can reduce ammonia by 0.25 mg/L at a density of 60 fish/L.
Kata kunciBenih ikan nilem; transportasi sistem tertutup; zeolit; sintasan.
Pembimbing 1Ir. H. Purnama Sukardi, Ph. D
Pembimbing 2Taufik Budhi Pramono, S.Pi., M.Si
Pembimbing 3
Tahun2020
Jumlah Halaman55
Tgl. Entri2020-11-12 22:12:03.762674
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.