Artikel Ilmiah : F2A016016 a.n. M DJAMI' UL MA'RUF

Kembali Update Delete

NIMF2A016016
NamamhsM DJAMI' UL MA'RUF
Judul ArtikelPENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DI BALAI DIKLAT KEPENDUDUKAN DAN KELUARGA BERENCANA BANYUMAS
MELALUI KESIAPAN PENERAPAN E -LEARNING
Abstrak (Bhs. Indonesia)ABSTRAK
Pegawai Negeri Sipil dituntut untuk memiliki kompetensi yang tinggi sesuai dengan tugas dan fungsinya. Namun dalam uji kompetensi yang dilakukan BKKBN tahun 2018, dari 14.920 Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) di Indonesia, hanya 4.304 orang (28,85%) yang mencapai hasil di atas standar, 342 orang (2,29%) sesuai standar, dan 10.274 orang (68,86%) masih memerlukan tindak lanjut pengembangan karena belum sesuai standar. Mengingat keterbatasan sarana dan prasarana serta SDM Balai Diklat KKB Banyumas dituntut untuk terus meningkatkan kualitas pelayanannya, salah satu langkah yang dilaksanakan adalah mengembangkan strategi pembelajaran sebagai bagian dari peningkatan kualitas pelayanan publik, penelitian ini menggunakan metoda deskriptif kuantitatif dan teknik pengumpulan data dengan survey research. Teknik analisis menggunakan model ELR Aydin & Tasci . Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pegawai di Balai Diklat KKB Banyumas berjumlah 32 orang, tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan kualitas pelayanan di balai diklat kkb banyumas melalui kesiapan penerapan e -learning dalam mewujudkan pelayanan publik berbasis Inovasi. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa dari seluruh aspek yang diukur dan dianalisis Balai Diklat KKB Banyumas sangat siap meningkatkan kualitas pelayanan publik berbasis inovasi, yang lebih menekankan pada aspek perbaikan yang dihasilkan dari kegiatan inovasi tersebut, yaitu mampu memberikan pelayanan publik secara lebih efektif, efisien dan berkualitas, murah dan terjangkau dalam kualitas pelayanan yang berupa pelatihan virtual melalui e learning.

Abtrak (Bhs. Inggris)ABSTRACT
Civil servants are required to have high competence in accordance with their duties and functions. However, in the 2018 BKKBN competency test, out of 14,920 Family Planning Extension (PKB) in Indonesia, only 4,304 people (28.85%) achieved results above the standard, 342 people (2.29%) according to the standard, and 10,274 people (68.86%) still need follow-up development because they are not up to standard. Given the limited facilities and infrastructure as well as human resourcesBanyumas KKB Training Center is required to continue to improve the quality of its services, one of the steps taken is to develop a learning strategy as part of improving the quality of public services. This study uses quantitative descriptive methods and data collection techniques with survey research. The analysis technique used the ELR Aydin & Tasci model. The population in this study were all employees at the KKB Banyumas Education and Training Center totaling 32 people, the purpose of this study uto find out the improvement of service quality at the kkb banyumas training center through the readiness of implementing e-learning in realizing innovation-based public services. From The results showed that from all aspects measured and analyzed, the Banyumas KKB Education and Training Center was very ready to improve the quality of innovation-based public services, which emphasized the aspects of improvement resulting from these innovation activities, namely being able to provide public services more effectively, efficiently and with quality, cheap and affordable in service quality in the form of virtual training through e learning.

Keywords: E Learning Readiness, Innovation, Quality of Public Services
Kata kunciE-Learning Readiness, Inovasi, kualitas Pelayanan Publik
Pembimbing 1Dr. Wahyuningrat, M.Si
Pembimbing 2Dr. Slamert Rosyadi, M.Si
Pembimbing 3
Tahun2020
Jumlah Halaman15
Tgl. Entri2020-11-11 18:06:41.426577
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.