Artikel Ilmiah : L1A016015 a.n. GHITA ANANDA GUSTARI

Kembali Update Delete

NIML1A016015
NamamhsGHITA ANANDA GUSTARI
Judul ArtikelPersepsi Stakeholder terhadap Pengelolaan Ekowisata Pantai di Pulau Angso Duo, Kota Pariaman, Sumatera Barat untuk Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan
Abstrak (Bhs. Indonesia)Pulau Angso Duo adalah kawasan konservasi bahari yang cocok untuk kegiatan wisata pantai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi stakeholder terhadap pengelolaan wisata dan merumuskan strategi pengelolaan berdasarkan kondisi lingkungan dan berbagai persepsi stakeholder. Metode penelitian yang digunakan yaitu analisis Daya Dukung Kawasan (DDK) dan Indeks Kesesuaian Wisata (IKW) berdasarkan penelitian Rahmi et al,. (2017), wawancara langsung dan kuisioner serta perumusan strategi pengelolaan dengan analisis SOAR. Responden terdiri dari 14 responden masyarakat, 67 responden pengunjung, kelompok konservasi Tim Raja Samudera, pengelola lapangan Non-Aparatur Sipil Negara (Non-ASN), dan Kepala Lurah Kelurahan Pasir. Persentase nilai IKW yang didapat yaitu 85,71% dengan kategori S1 (Sangat Sesuai untuk kegiatan wisata pantai). DDK wisata yaitu 1125 orang/hari dengan luas kawasan 1,25 hektar. Jumlah pengunjung rata-rata yaitu 200 orang/hari. Persepsi masyarakat dan pengunjung terhadap pengelolaan ekowisata di Pulau Angso Duo menunjukkan respon yang baik dan mereka mendukung kemajuan pengembangan wisata pantai di berbagai aspek. Strategi pengelolaan wisata dari berbagai persepsi stakeholder berdasarkan analisis SOAR yaitu terus melakukan pengoptimalan terhadap potensi wisata, melakukan evaluasi dan meningkatkan koordinasi dengan berbagai pihak serta terus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjalankan kegiatan wisata di Pulau Angso Duo.
Abtrak (Bhs. Inggris)Angso Duo Island is a marine conservation area which has suitable to support beach tourism activities. This research aimed to know stakeholders perceptions of tourism management and formulate management strategies based on environmental conditions and various stakeholder perceptions. The research methods used Carrying Capacity Analysis and Tourism Suitability Index based on Rahmi et al,. research (2017), deep interviews, questionnaires and SOAR analysis. Respondents consisted 14 community respondents, 67 visitor respondents, conservation group respondents of Raja Samudra team, the field manager of Non-State Civil Apparatus, and Head of Lurah Pasir Village. The percentage of Tourism Suitability Index is 85.71% with category S1 (Very Suitable for beach tourism activities). The value of Carrying Capacity was 1125 people/day with an area of 1.25 hectares. The average number of visitors was 200 people/day. People and visitors perception of ecotourism management on Angso Duo Island showed a good response and they support the development of beach tourism in various aspects. The strategy of managing tourism from various stakeholder perceptions using SOAR analysis were expected to optimalize tourism potential, evaluate and improve coordination with various parties and to increase community participation to support tourism activities in Angso Duo Island.
Kata kunciEkowisata, Stakeholder, Indeks Kesesuaian Wisata, Daya Dukung Kawasan, Pulau Angso Duo
Pembimbing 1Dr. Lilik Kartika Sari, S.Pi., M.Si.
Pembimbing 2Dr. H. Endang Hilmi, S.Hut., M.Si.
Pembimbing 3
Tahun2020
Jumlah Halaman8
Tgl. Entri2020-11-10 21:58:06.544026
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.