Artikel Ilmiah : I1A016089 a.n. VETI KARTIKA MAHARANI

Kembali Update Delete

NIMI1A016089
NamamhsVETI KARTIKA MAHARANI
Judul ArtikelLITERATURE REVIEW JUMLAH CEMARAN BAKTERI Escherichia coli PADA DAGING AYAM BROILER DI PASAR TRADISIONAL
Abstrak (Bhs. Indonesia)Daging ayam broiler yang dijual di pasar tradisional memiliki risiko tercemar bakteri E. coli karena terdapat berbagai faktor yang mempengaruhinya. Jumlah cemaran yang melebihi batas maksimum yang telah ditetapkan dapat menimbulkan masalah kesehatan masyarakat apabila daging tersebut dikonsumsi oleh manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah cemaran bakteri E. coli pada daging ayam broiler di pasar tradisional berdasarkan kajian literature review. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kepustakaan yang merupakan penelitian yang mengkaji atau meninjau secara kritis pengetahuan, gagasan, atau temuan yang terdapat di dalam tubuh literatur berorientasi akademik, serta merumuskan kontribusi teoritis dan metodologisnya untuk topik tertentu. Pencarian artikel penelitian dilakukan menggunakan berbagai data base yang disesuaikan dengan kriteria inklusi dan eksklusi untuk kemudian ditelaah. Jumlah cemaran bakteri E. coli tertinggi yaitu 1,7 x 105 cfu/g yang diperoleh di Pasar Tradisional Tangerang dan jumlah cemaran terendah yaitu negatif atau tidak ada cemaran yang diperoleh di Pasar Tradisional Singaraja, Pasar Tradisional Tangerang, dan Pasar Tradisional Keputran. Terdapat sembilan belas artikel penelitian yang menyatakan bahwa daging ayam broiler yang di jual di pasar tradisional yang diteliti memiliki jumlah cemaran bakteri E. coli yang melebihi batas maksimum yang telah ditetapkan oleh SNI 01-7388-2009 dan CAC 1997. Berdasarkan dua puluh artikel penelitian yang diperoleh, menunjukkan bahwa sembilan belas artikel penelitian menyatakan daging ayam broiler yang di jual di pasar tradisional memiliki jumlah cemaran bakteri E. coli yang melebihi batas maksimum yang telah ditetapkan oleh SNI 01-7388-2009 dan CAC 1997.
Abtrak (Bhs. Inggris)Broiler chicken meats which are sold in traditional markets have a risk of contamination with E. coli bacteria due to various affecting factors. The amount of contamination that exceeds the predetermined maximum limit may cause public health problems if the meats are consumed by humans. This research aims to determined the amount of E. coli contamination in broiler chicken meat in traditional market based on a literature review. The type of research used is library research, which is research that critically examines or reviews the knowledge, ideas, or findings contained in the academic oriented literature and formulates theoretical and methodological contributions to certain topics. The search for research articles was carried out using various data bases that were adjusted to the inclusion and exclusion criteria for later review. The highest amount of E. coli contamination was 1,7 x 105 cfu/g obtained in Tangerang Traditional Market and the lowest number of contaminants was negative or no contamination was obtained at Singaraja Traditional Market, Tangerang Traditional Market, and Keputran Traditional Market. There are nineteen research articles which state that broiler chicken meat sold in the traditional markets under study has a number of E. coli bacteria contamination that exceeds the maximum limit set by SNI 01-7388-2009 and CAC 1997. Based on the twenty research articles obtained, it shows that nineteen research articles state that broiler chicken meat sold in traditional markets has a number of E. coli bacteria contamination that exceeds the maximum limit set by SNI 01-7388-2009 and CAC 1997.
Kata kunciJumlah cemaran, E. coli, daging ayam broiler, pasar tradisional
Pembimbing 1Suratman, S.KM., M.Kes., Ph.D
Pembimbing 2Agnes Fitria Widiyanto, SKM., M.Sc
Pembimbing 3
Tahun2020
Jumlah Halaman19
Tgl. Entri2020-11-10 09:53:31.198368
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.