| NIM | C1A016072 |
| Namamhs | ARY ADIANTO |
| Judul Artikel | ANALISIS KEUNTUNGAN DAN EFISIENSI USAHA KERAJINAN SANGKAR BURUNG DI DESA BANJARSARI, KECAMATAN AJIBARANG, KABUPATEN BANYUMAS |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keuntungan, efisiensi ekonomis dan efisiensi teknis usaha kerajinan sangkar burung di Desa Banjarsari. Jenis data yang digunakan merupakan data primer dengan teknik pengumpulan data random sampling. Hasil analisis penelitian kali ini menunjukkan : (1) Rata-rata perajin mendapatkan keuntungan selama satu bulan produksi sebesar Rp 4.605.148,14 (2) Dari perhitungan R/C Ratio diketahui bahwa seluruh perajin sangkar burung di Desa Banjarsari sudah efisien secara ekonomis. (3) Berdasarkan hasil perhitungan dengan menggunakan metode Data Envelopment Analysis (DEA) rata-rata perajin di Desa Banjarsari belum efisien secara teknis. Sumber-sumber yang menyebabkan inefisiensi pada usaha kerajinan sangkar burung di Desa Banjarsari utamanya berasal dari variabel input seperti kayu mahoni, bambu dan lem. Implikasi dari kesimpulan di atas adalah kerajinan sangkar burung di Desa Banjarsari memiliki prospek yang baik untuk terus dikembangkan. Akan tetapi, untuk perajin sangkar burung yang belum mencapai tingkat efisien teknis sebaiknya melakukan evaluasi terhadap penggunaan input sehingga dapat menghasilkan output yang maksimal. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This study aims to determine the level of profit, economic efficiency and technical analysis of bird cage crafts in Banjarsari Village. The type of data used is primary data with random data sampling technique. The results of this research analysis show: (1) On average, the craftsmen get a profit during one month of production of Rp. 4,605,148.14 (2) From the calculation of the R / C Ratio it is known that all bird cage craftsmen in Banjarsari Village are economically efficient. (3) Based on the results of calculations using the Data Envelopment Analysis (DEA) method, the average craftsmen in Banjarsari Village are not technically efficient. Sources that cause inefficiency in bird cage handicraft business in Banjarsari Village mainly come from input variables such as mahogany, bamboo and glue. The implication of the above writer is that bird cage crafts in Banjarsari Village have good prospects to continue to be developed. However, bird cage craftsmen who have not reached the right level can evaluate the use of inputs so that they can produce maximum output.
|
| Kata kunci | Kata kunci : Perajin Sangkar Burung, olahan bambu, keuntungan dan efisiensi usaha. |
| Pembimbing 1 | Dra. Nunik Kadarwati, M.Si |
| Pembimbing 2 | Muhamad Farid Al Farisyi,SE, M.Si |
| Pembimbing 3 | Dra. Neni Widayaningsih, MM |
| Tahun | 2020 |
| Jumlah Halaman | 11 |
| Tgl. Entri | 2020-10-20 21:29:32.551973 |
|---|