Artikel Ilmiah : F1C016037 a.n. FITRIA AZIZAH SYAFIRA

Kembali Update Delete

NIMF1C016037
NamamhsFITRIA AZIZAH SYAFIRA
Judul ArtikelKomunikasi Instruksional Antara Guru dengan Anak Lamban Belajar (Slow Learner) di Sekolah Inklusi SD Negeri 5 Arcawinangun
Abstrak (Bhs. Indonesia)Pendidikan inklusi merupakan pendidikan yang mencampurkan anak reguler dengan anak berkebutuhan khusus dalam satu ruang kelas. Pada data Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) tahun 2018, mengatakan bahwa hampir 3 dari 10 anak disabilitas di Indonesia tidak pernah mengenyam pendidikan. Hal ini membuat peneliti ingin meneliti komunikasi instruksional antara guru dengan anak berkebutuhan khusus khususnya adalah anak slow learner.
Tujuan adanya penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan sejauh mana komunikasi instruksional antara guru dengan anak slow learner dalam proses belajar mengajar di kelas inklusi. Adapun penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan paradigma konstruktivisme serta menggunakan teori interaksi simbolik.
Sasaran dari penelitian ini adalah guru dan anak slow learner di SD Negeri 5 Arcawinangun. Hasil kesimpulan pada penelitian kali ini adalah dimana SD Negeri 5 Arcawiangun sudah baik dalam melakukan komunikasi instruksional seperti mengetahui materi pembelajaran yang akan disampaikan, metode yang digunakan , dan media apa saja yang akan digunakan. Dengan terciptanya suatu komponen yang berkaitan maka akan menghasilkan tujuan yang akan dicapai.
Abtrak (Bhs. Inggris)Inclusive education is education that mixes regular children with children with special needs in one classroom. In the 2018 National Socio-Economic Survey (SUSENAS) data, it is said that almost 3 out of 10 children with disabilities in Indonesia have never received education. This made researchers want to look at instructional communication between teachers and children with special needs, especially slow learner children.
The purpose of this study was to describe the extent to which instructional communication between teachers and slow learner children in the teaching and learning process in inclusive classrooms. This research uses qualitative methods with a constructivist pattern and uses symbolic interaction theory.
The targets of this research are teachers and slow learner children at SD Negeri 5 Arcawinangun. The conclusion of this research is that SD Negeri 5 Arcawiangun is already good at conducting instructional communication, such as knowing the learning materials to be delivered, the methods used, and what media to use. With the creation of a related part it will produce goals to be achieved.
Kata kuncikomunikasi instruksional, slow learner, guru
Pembimbing 1Dr. Agus Ganjar Runtiko, S.Sos., M.Si.
Pembimbing 2Dra. Dwi Pangastuti Marhaeni, M.Si.
Pembimbing 3Dr. S. Bekti Istiyanto, M.Si.
Tahun2020
Jumlah Halaman15
Tgl. Entri2020-10-15 00:21:35.345268
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.