Artikel Ilmiah : A1C113022 a.n. ADITIYO FIKRI NURHAKIM

Kembali Update Delete

NIMA1C113022
NamamhsADITIYO FIKRI NURHAKIM
Judul ArtikelANALISIS KOMPARATIF USAHATANI BENGKUANG (Pachyrhizus erosus) DENGAN USAHATANI PADI (Oryza Sativa) (Studi Kasus di Desa Linggasari Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Usahatani bengkuang dan usahatani padi merupakan komoditas pertanian yang paling banyak dilakukan oleh petani di Desa Linggasari Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas. Analisis komparatif bertujuan untuk membandingkan pendapatan para petani bengkuang dan petani padi di Desa Linggasari. Tujuan dari penilitian ini adalah untuk: 1) Membandingkan keuntungan antara usahatani bengkuang dengan usahatani padi; 2) Membandingkan risiko usahatani bengkuang dengan usahatani padi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus. Lokasi penelitian ini di Desa Linggasari Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas dengan pertimbangan hasil produksi usahatani bengkuang dan padi ialah yang paling besar di Kecamatan Kembaran. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari 2019. Rancangan pengambilan data dengan cara wawancara melalui kuisioner. Analisis data yang digunakan adalah, analisis uji beda yaitu uji t-test Independent t-sample, dan Analisis Risiko. Hasil penelitian menunjukan biaya untuk usahatani bengkuang sebesar Rp 3.267.817 per hektar per satu musim tanam, sedangkan usahatani padi dengan biaya sebesar Rp 5.084.040 per hektar per satu musim tanam. Selanjutnya ialah hasil analisis Independent t- test yang menunjukan bahwa pendapatan petani bengkuang lebih besar daripada pendapatan petani padi. Hasil analisis risiko menunjukan bahwa risiko petani padi sebesar 13 % dan risiko petani bengkuang sebesar 12 %.
Abtrak (Bhs. Inggris)Yam farming and rice farming is the most agricultural commodities carried out by farmers in Linggasari Village, Kembaran District, Banyumas Regency.The Comparative aims to compare the income of yam farmers and rice farmers in Linggasari Village. The purpose of this research is to : 1)Comparing the benefits between yam farming and rice farming;2) Comparing the risk of yam farming with rice farming. The research method that will be in this research is a case study. The location of this research in Linggasari Village, Kembaran Subdistrict,Banyumas Regency with consideration that the production of yam and rice farming is the largest in Kembaran District. The research was conducted in Januari 2019. Design data collection through interview with questionnaire. Analysis of the data used is, analysis of different test, namely the independent t-sample t-test, and risk analysis. The results showed the cost for yam farming was IDR 3.267.917/ha ,while rice farming cost IDR 5.084.040/ha. Next is the result of the independent t-test analysis which shows that the income of yam farmers is higher than the income of rice farmers.The result of the risk analysis show that the risk of rice farmers is 13% and the risk of yam farmers is 12%.
Kata kunciPendapatan, Risiko, Usahatani Bengkuang, Usahatani Padi, Desa Linggasari.
Pembimbing 1Dr. Ir. Anisur Rosyad, M.S.
Pembimbing 2Dr. rer. agr. Ir. Djeimy K.M.Sc. Agr.
Pembimbing 3Ir. Adwi Herry Koesoema E., M.P
Tahun2020
Jumlah Halaman76
Tgl. Entri2020-10-06 11:35:25.953654
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.