Artikel Ilmiah : E1A015177 a.n. MUHAMMAD ATTABIKAL ABROR YUNIARDI
| NIM | E1A015177 |
|---|---|
| Namamhs | MUHAMMAD ATTABIKAL ABROR YUNIARDI |
| Judul Artikel | CERAI GUGAT KARENA TIDAK TERPENUHINYA NAFKAH (Tinjauan Yuridis Putusan Pengadilan Agama Bantul Nomor: 1523/Pdt.G/2018/PA.Btl) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Perceraian merupakan salah satu poin pada putusnya perkawinan Pasal 38 Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang perkawinan, putusnya perkawinan karena perceraian bisa terjadi karena prinsip-prinsip berumah tangga sering kali tidak dilaksanakan, sehingga suami dan istri tidak lagi merasa tenang dan tentram serta hilang rasa kasih sayang dan tidak lagi saling cinta mencintai satu sama lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertimbangan hukum Hakim dan akibat hukum perceraian terhadap suami isteri mengenai cerai gugat karena tidak terpenuhinya nafkah (Tinjauan Yuridis Putusan Pengadilan Agama Bantul Nomor:1523/Pdt.G/2018/PA.Btl). Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif, spesifikasi penelitian menggunakan perspektif analistis, sumber data sekunder, metode pengumpulan data menggunakan studi kepustakaan dengan inventarisasi data, metode penyajian data menggunakan uraian deskriptif, dan metode analisis data secara normatif kualitatif. Berdasarkan data yang diperoleh dari hasil penelitian dan pembahasan, maka dapat diambil dua simpulan dari Putusan Pengadilan Agama Bantul Nomor:1523/Pdt.G/2018/PA.Btl. Pertama, bahwa pertimbangan hukum Hakim dalam menggunakan dasar hukum untuk mengabulkan gugatan cerai gugat ini adalah dengan menggunakan Penjelasan Pasal 39 Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 jo. Pasal 19 huruf (f) Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 1975 jo. Pasal 116 huruf (f). Kedua, akibat Hukum dari perceraian antara Penggugat dan Tergugat yaitu suami isteri tidak dapat rujuk kembali, tetapi diperbolehkan ada akad nikah dengan bekas suaminya meskipun dalam iddah, karena Hakim dalam putusannya menjatuhkan Talak satu Ba’in Sughra Tergugat terhadap Penggugat, sebagaimana yang diatur dalam Pasal 119 Kompilasi Hukum Islam. Kata Kunci : Perkawinan, Perceraian, Nafkah. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Divorce is one of the points in the breakdown of marriage Article 38 of Law Number 1 Year 1974 Concerning marriage, the breakdown of marriage due to divorce can occur because the principles of household are often not implemented, so that husband and wife no longer feel calm and at ease and lose feeling love and no longer love each other in love with each other. This study aims to determine the legal considerations of judges and legal consequences of divorce against husband and wife regarding legal divorce due to non-fulfillment of livelihoods (Juridical Review of Bantul Religious Court Decision Number: 1523/Pdt.G/2018/PA.Btl). This study uses a normative juridical research method, the research specification uses an analytical perspective, secondary data sources, the data collection method uses a literature study with a data inventory, the data presentation method uses descriptive descriptions, and the data analysis method is normative qualitative. Based on the data obtained from the results of research and discussion, two conclusions can be drawn from the decision of the Bantul Religious Court Number: 1523 / Pdt.G / 2018 / PA.Btl. First, that the Judge's legal consideration in using the legal basis to grant this lawsuit for divorce is to use the Elucidation of Article 39 of Law Number 1 Year 1974 jo. Article 19 letter (f) Government Regulation Number 9 of 1975 jo. Article 116 letter (f). Second, the legal consequence of the divorce between the Plaintiff and the Defendant is that husband and wife cannot reconcile, but a marriage contract with their ex-husband is allowed even though it is in iddah, because the judge in his decision handed down the Defendant's Ba'in Sughra one divorce against the Plaintiff, as regulated in Article 119 Compilation of Islamic Law. Key words: Marriage, divorce, income |
| Kata kunci | Perkawinan, Perceraian, Nafkah. |
| Pembimbing 1 | H. Mukhsinun, S.H., M.H. |
| Pembimbing 2 | Drs. Noor Asyik, M.ag |
| Pembimbing 3 | Dr. Siti Muflichah, S.H.,M.H |
| Tahun | 2020 |
| Jumlah Halaman | 25 |
| Tgl. Entri | 2020-10-05 20:35:42.261186 |