Artikel Ilmiah : C1C016003 a.n. NISRINA NUR AINI
| NIM | C1C016003 |
|---|---|
| Namamhs | NISRINA NUR AINI |
| Judul Artikel | Pengaruh Faktor Internal dan Faktor Eksternal Terhadap Pengembalian Kredit Dana Bergulir PT Taspen Purwokerto |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor internal dan faktor eksternal terhadap pengembalian kredit dana bergulir PT Taspen Purwokerto. PKBL merupakan program pembinaan usaha kecil oleh BUMN melalui pemanfaatan dana dari bagian laba BUMN. Jumlah penyisihan laba untuk pendanaan program maksimal sebesar 2% (dua persen) dari laba bersih untuk program kemitraan. Kredit dana bergulir merupakan pinjaman yang disalurkan oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kepada masyarakat sebagai salah satu program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan dengan bunga yang lebih rendah serta persyaratan yang lebih mudah dibandingkan pinjaman pada bank konvensional. Pemberdayaan serta bantuan kepada Usaha Kecil Menengah (UKM) melalui program CSR seperti PKBL merupakan hal penting karena dapat membantu pertumbuhan UKM tersebut dalam berbagai aspek. Kemudahan yang didapat dari pinjaman kredit dana bergulir seharusnya dapat membuat pelaku UKM untuk mengembalikan atau mengangsur kredit sesuai dengan perjanjian dan jangka waktu yang telah disepakati. Namun masih terdapat UKM yang telat dalam membayar angsuran bahkan menunggak pembayaran kredit dana bergulir. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori legitimasi: salah satu teori yang digunakan dalam pengungkapan sosial dan lingkungan perusahaan, akuntabilitas laporan keuangan: merupakan bentuk kewajiban pertanggungjawaban keberhasilan atau kegagalan pelaksanaan suatu kegiatan dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan, serta kredit dana bergulir: pinjaman yang dialokasikan oleh kementeian negara untuk perkuatan modal usaha bagi koperasi, UMKM, dan usaha lain di bawah pembinaan kementerian negara atau lembaga. Hipotesis pada penelitian ini yaitu faktor internal berpengaruh signifikan terhadap pengembalian kredit dana bergulir serta faktor eksternal berpengaruh signifikan terhadap pengembalian kredit dana bergulir. Jenis penelitian ini merupakan penelitian survei dengan pendekatan pembahasan secara deskriptif kuantitatif. Penelitian dilakukan dengan estimasi satu bulan (Maret 2020-April 2020). Populasi dalam penelitian ini adalah 33 mitra binaan PT Taspen Purwokerto. Jumlah sampel dalam penelitian ini diambil dengan menggunakan teknik non probability sampling dengan sampling jenuh yang merupakan teknik pengambilan sampel dengan menggunakan semua anggota populasi sebagai sampel. Teknik analisis data terdiri dari uji instrument penelitian, deskripsi tanggapan responden, uji asumsi klasik, analisis pengaruh, uji determinasi pengaruh serta uji pengaruh. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis regresi linear berganda dengan menggunakan bantuan software SPSS 25.00. Lokasi penelitian terletak di Kabupaten Banyumas dan Kabupaten Purbalingga, dengan 25 responden pada Kabupaten Banyumas dan 8 responden pada Kabupaten Purbalingga. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Faktor internal yang meliputi tingkat pendidikan, jumlah tanggungan keluarga, pengalaman usaha, omzet usaha, jumlah pinjaman kredit, dan jangka waktu pengembalian tidak berpengaruh signifikan terhadap pengembalian kredit dana bergulir; (2) Faktor eksternal yang meliputi monitoring berpengaruh signifikan terhadap terhadap pengembalian kredit dana bergulir. Implikasi dari penelitian ini yaitu pengembalian kredit dana bergulir dapat terealisasi dengan lancar setiap bulannya apabila kreditur melakukan salah satu kegiatan yaitu monitoring dengan baik dan secara rutin guna meningkatkan kesadaran debitur untuk mengembalian pinjaman serta mengkomunikasikan apabila terdapat suatu masalah pada kegiatan usaha debitur yang dapat mempengaruhi kelancaran pengembalian kredit. Kegiatan yang dapat dilakukan ketika melakukan monitoring selain meninjau kegiatan usaha yaitu memantau laporan keuangan debitur sehingga dapat mengetahui perkembangan usaha debitur. Selain itu, kreditur dapat lebih mempertimbangkan serta meningkatkan standar penerimaan calon debitur melihat dari faktor-faktor yang mempengaruhi pengembalian kredit dana bergulir untuk mengurangi terjadinya pengembalian kredit yang tidak lancar. Faktor internal seperti tingkat pendidikan, jumlah tanggungan keluarga, pengalaman usaha, omzet usaha, jumlah pinjaman kredit, dan jangka waktu pengembalian secara teori berpengaruh terhadap pengembalian kredit dana bergulir, tetapi berdasarkan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa faktor internal tidak berpengaruh signifikan terhadap pengembalian kredit dana bergulir. Agar hasil penelitian dapat sesuai dengan teori, maka dapat menggunakan teknik analisis data yang lain serta dapat melibatkan sumber data penelitian dengan cakupan yang lebih luas, menggunakan variabel independen lain, dan pemilihan responden maupun sampel penelitian yang lebih representatif. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This study aims to determine the effect of internal factors and external factors on PT Taspen Purwokerto's revolving fund credit repayment. PKBL is a small business development program by BUMN through the use of funds from BUMN's profit share. The maximum amount of allowance for profit for program funding is 2% (two percent) of net income for the partnership program. Revolving fund credit is a loan channeled by State-Owned Enterprises (BUMN) to the public as one of the company's Corporate Social Responsibility (CSR) programs with lower interest and easier terms than loans at conventional banks. Empowerment and assistance to Small Medium Enterprises (SMEs) through CSR programs such as PKBL are important because they can help the growth of these SMEs in various aspects. The convenience that is obtained from revolving fund credit loans should be able to make SMEs to return or repay credit according to the agreed agreement and time period. However, there are still SMEs that are late in paying installments and even in arrears in revolving fund credit payments. The theory used in this research is the theory of legitimacy: one of the theories used in corporate social and environmental disclosure, financial statement accountability: is a form of responsibility for the success or failure of implementing an activity in achieving predetermined goals, as well as revolving fund credit: loans allocated by the state ministry for strengthening business capital for cooperatives, MSMEs, and other businesses under the guidance of state ministries or institutions. The hypothesis in this study is that internal factors have a significant effect on revolving fund credit returns and external factors have a significant effect on revolving fund credit returns. This type of research is a survey research with a descriptive quantitative approach to discussion. The study was conducted with an estimate of one month (March 2020-April 2020). The population in this study were 33 partners built by PT Taspen Purwokerto. The number of samples in this study were taken using non-probability sampling techniques with saturated sampling, which is a sampling technique using all members of the population as a sample. The data analysis technique consisted of the research instrument test, the description of the respondent's response, the classical assumption test, the influence analysis, the influence determination test and the influence test. Data were analyzed using multiple linear regression analysis techniques using SPSS 25.00 software. The research location is located in Banyumas Regency and Purbalingga Regency, with 25 respondents in Banyumas Regency and 8 respondents in Purbalingga Regency. The results of this study indicate that: (1) internal factors which include education level, number of family dependents, business experience, business turnover, credit loan amount, and repayment period have no significant effect on revolving fund credit repayments; (2) External factors which include monitoring have a significant effect on revolving fund credit repayments. The implication of this research is that revolving fund credit returns can be realized smoothly every month if the creditor carries out one of the activities, namely monitoring properly and regularly to increase the awareness of the debtor to repay the loan and communicate if there is a problem in the debtor's business activities that can affect the smooth return. credit. Activities that can be carried out when monitoring other than reviewing business activities are monitoring the debtor's financial statements so that they can find out the debtor's business development. In addition, creditors can consider and increase the standard of acceptance of prospective borrowers in view of the factors that affect revolving fund credit repayments to reduce the occurrence of non-current credit repayments. Internal factors such as education level, number of family dependents, business experience, business turnover, number of credit loans, and repayment period theoretically have an effect on revolving fund credit repayments, but based on research results that show that internal factors do not have a significant effect on revolving fund credit repayments. In order for the research results to be in accordance with the theory, other data analysis techniques can be used and can involve a wider scope of research data sources, using other independent variables, and the selection of respondents and research samples that are more representative. |
| Kata kunci | Faktor Internal, Faktor Eksternal, Pengembalian Kredit Dana Bergulir |
| Pembimbing 1 | Dr. Eliada Herwiyanti, S.E,. M.Si.,Ak. |
| Pembimbing 2 | Warsidi, S.E, M.Si, Ak |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2020 |
| Jumlah Halaman | 130 |
| Tgl. Entri | 2020-09-26 20:13:53.948768 |