Artikel Ilmiah : I1D016042 a.n. NOURMA FADHILAH ADNAN

Kembali Update Delete

NIMI1D016042
NamamhsNOURMA FADHILAH ADNAN
Judul ArtikelHUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN GIZI, FREKUENSI LATIHAN DAN ASUPAN ENERGI DENGAN PERSEN LEMAK TUBUH PADA WANITA PESERTA SENAM AEROBIK
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar Belakang: Prevalensi obesitas pada wanita di Indonesia mencapai 8,9% (WHO 2016). Obesitas disebabkan karena seseorang mengonsumsi makanan dan minuman kaya kalori, rendah serat dan kurang bergerak aktif, sehingga terjadi penumpukan jaringan lemak yang berlebih. Disisi lain, tingkat pengetahuan gizi juga berperan penting terhadap kejadian obesitas seseorang. Senam aerobik merupakan jenis olahraga yang populer di kalangan wanita dan efektif untuk menurunkan lemak tubuh jika dilakukan secara rutin dan cukup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan gizi, frekuensi latihan dan asupan energi terhadap persen lemak tubuh pada wanita peserta senam aerobik.
Metodologi: Rancangan penelitian yang digunakan adalah cross-sectional yang dilakukan pada wanita peserta senam aerobikdi sanggar senam Beauty dan Atlantic’s Aerobic & Fitness di Purbalingga. Sampel penelitian berjumlah 34 orang berdasarkan perhitungan proportional purposive sampling. Data penelitian diperoleh dari wawancara, kuesioner pengetahuan gizi, form Recall 1x24 jam, dan pengukuran persen lemak tubuh menggunakan BIA (Bio Impedance Analysis). Uji korelasi Pearson dipilih untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antar variabel.
Hasil Penelitian: Sebanyak 50% responden merupakan ibu rumah tangga, 52,9% responden berpendidikan terakhir SMA, 64,7% responden berpengetahuan gizi cukup, 76,5% responden melakukan senam aerobik <3x/minggu, 94,1% responden memiliki asupan energi dalam kategori sangat kurang, dan sebanyak 79,4% responden memiliki persen lemak tubuh dalam kategori obesitas. Analisis bivariat menunjukkan tidak adanya hubungan antara pengetahuan gizi dengan persen lemak tubuh (nilai P=0,947) serta tidak ada hubungan antara frekuensi latihan dengan persen lemak tubuh (nilai P=0,243). Namun, penelitian ini juga menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara asupan energi dengan persen lemak tubuh (nilai P = 0,002, nilai r = -0,516).
Kesimpulan: Tidak ada hubungan antara pengetahuan gizi dan frekuensi latihan dengan persen lemak tubuh. Namun, ada hubungan yang bermakna antara asupan energi dengan persen lemak tubuh pada wanita peserta senam aerobik dengan arah hubungannya negatif.
Abtrak (Bhs. Inggris)Background: Obesity prevalence among women in Indonesia reaches 8,9% (WHO 2016). Obesity is caused by consume high calorie-low fiber food and drink, and less active, so it build up excessive fat tissue. On the other hand, nutrition knowledge also plays important in someone’s obesity case. Aerobic dance workout is kind of popular physical exercise among women and is effectively reduce body fat if done continuously and sufficiently. The aim of this study is to examining the correlation between nutrition knowledge, exercise frequency, and energy intake with fat body percentage in women participants of aerobic dance workout.
Methods: A cross-sectional design was applied by involving women participants of aerobic dance workout in Beauty Fitness Studio and Atlantic’s Aerobic & Fitness at Purbalingga. A total of 34 samples were needed and calculated by proportional purposive sampling. Data were collected by interview, nutrition knowledge questionnaire, recall 1x24 hour questionnaire, and fat body percentage measurement using BIA (Bio Impedance Analysis). The pearson correlation-test was chose to examining the correlation among variables.
Results: As many as 50% participants are housewives, 52,9% participants have high school education, 64,7% participants have sufficient nutrition knowledge, 76,5% participants done aerobic dance workout <3 times/week, 94,1% participants have energy intake in severely less category, and 79,4% participants have fat body percentage in obesity category. Bivariate analysis shows there is no correlation between nutrition knowledge with fat body percentage (p=0,947) and there is no correlation between exercise frequency with fat body percentage (p=0,243). However, there is correlation between energy intake with fat body percentage (p=0,002; r=-0,516).
Conclusions: There is no correlation between nutrition knowledge and exercise frequency with fat body percentage, yet there is negative correlation between energy intake with fat body percentage in women participants of aerobic dance workout.
Kata kunciPengetahuan Gizi, Frekuensi Senam Aerobik, Asupan Energi, Persen Lemak Tubuh
Pembimbing 1Ir. Endo Dardjito, MPPM
Pembimbing 2Katri Andini Surijati, S.Si.T., M.Gizi
Pembimbing 3
Tahun2020
Jumlah Halaman19
Tgl. Entri2020-09-18 12:32:30.556055
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.